Tak Perlu Gandeng PT YudhistiraSarankan Lakukan Goodwill Share dengan PT Total
2010-10-22 00:30:22
SAMARINDA–Persoalan keinginan Pemprov Kaltim yang menggandeng PT Yudhistira Bumi Energi (YBE) untuk mengelola Blok Mahakam, makin bergulir panas di kalangan DPRD Kaltim. Bahkan, Pemprov disarankan untuk tidak perlu menggandeng Yudhistira dalam mengelola Blok Mahakam. “Konsep dan pola kerjasama yang dilakukan Pemprov dengan Yudhistira itu, selain cacat secara politik dan yuridis, juga secara ekonomis bagi daerah lebih menguntungkan Yudhistira,” tukas Sekretaris Komisi II yang juga Bendahara Fraksi Hanura-PDS, Mudiyat Noor kepada Poskota Kaltim, kemarin. Mudiyat mengatakan, Pemprov Kaltim tidak perlu bersusah payah menggandeng Yudhistira untuk mengelola Blok Mahakam. Selain perusahaan ini baru dibentuk pada 23 Desember 2009, sehingga diyakini sangat minim pengalaman untuk mengelola bisnis ini. “Ketimbang harus menggandeng Yudhistira, kenapa tidak kembali melanjutkan kerjasama dengan TOTAL, dengan kompensasi goodwill share. Sekarang, tinggal bagaimana langkah pemprov untuk memulai komunikasi ke perusahaan tersebut,” kata Mudiyat. Jika kerjasama dengan TOTAL bisa dilakukan, maka tidak akan muncul keragu-raguan lagi. Karena TOTAL imbuhnya, sudah diketahui pengalamannya dalam mengelola migas di Blok Mahakam. Selain itu pekerjaan yang sudah dilakukan selama ini tinggal dilakukan saja. Bahkan, lanjut Mudiyat yang juga sekretaris Partai Hanura Kaltim ini, jika goodwill share ini bisa diperoleh, maka nilainya dipastikan akan lebih besar ketimbang nilai yang ditawarkan Yudhistira. “Kondisi yang seperti ini harusnya bisa dipikirkan secara matang. Karena untuk bisnis migas ini, tidak bisa begitu saja langsung jadi. Tetap harus melihat kualitas dari perusahaan yang akan digandeng. Jangan asal comot,” tandasnya. fer
|