Masyarakat Dimotivasi Olah Produk Prikanan2010-10-26 01:31:19
TENGGARONG- Kabupaten Kutai Kartanegara diakui mendomiunasi produksi perikanan di wilayah Kalimantan Timur, karena memiliki sumberdaya kelautan dan perairan umum (pedalaman, red) seperti sungai dan danau. Produksi terbesar adalah dari hasil perikanan budidaya selain tangkap. Potensi tersebut tentu merupakan peluang bagi masyarakat Kukar untuk dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Namun demikian, jika masyarakat tidak dapat menciptakan peluang-peluang sendiri, maka potensi itu tidak akan bisa membangkitkan perekonomian mereka. Melihat hal itu, adalah tugas instansi terkait mengupayakan bagaimana meningkatkan pengetahuan masyarakat agar termotivasi untuk mengembangkan berbagai jenis produk makanan berbahan dasar ikan. Upaya yang dilakukan Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kutai Kartanegara selaku instansi terkait dalam hal ini adalah mendatangkan dua orang tenaga dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Pusat untuk memberikan pelatihan pengelolaan hasil perikanan dalam rangka pengembangan produk nilai tambah tinggi. Kegiatan pelatihan yang berlangsung di ruang rapat DKP Kukar, Senin (25/10) dibuka Kepala DKP Kuka, M Syahran dan diikuti sejumlah staf DKP bidang pengolahan dan pemberdayaan masyarakat. Dikatakan, sekalipun beberapa diantara staf yang menjadi perserta pelatihan sudah pernah menjalani pelatihan serupa, namun kegiatan kemarin dipandang penting guna menambah pengetahuan petugas dalam hal pengolahan hasil produksi perikanan. Terutama bagaimana menindaklanjuti atau mentransfer ilmu yang didapat kepada masyarakat. Perlunya masyarakat diberi pelatihan pengolahan hasil perikanan itu selain berguna untuk peningkatan ekonomi masyarakat bersangkutan, juga dalam rangka memasyarakatkan program gemar makan ikan di Kukar. Pasalnya, dengan kemampuan mengolah hasil perikanan yang beragam, masyarakat yang kemungkinan kurang suka makan ikan yang biasa diolah sebagai makanan sehari-hari, akan banyak pilihan (ragam makanan dari ikan). Banyaknya pilihan masyarakat itu akan membantu program gemar makan ikan di Kukar. Karena diketahui bahwa daging ikan memiliki gizi tinggi yang berkhasiat mencerdaskan masyarakat. Sementara Kabid Kelembagaan dan Ketenagaan Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP), Bambang Murtiyoso ditemui Poskota Kaltim di sela kegiatan mengatakan, pihaknya tidak hanya sekedar memberikan pelatihan pengolahan hasil perikanan dalam rangka pengembangan produk nilai tambah tinggi, tapi lebih dari itu adalah kapasitas (volume) serta kontinuitas (berkelanjutan). Karena program mereka mengarah hingga pada sektor pasar. Dikatakan juga, arah dari kegiatan yang dilakukan adalah keterampilan masyarakat, yang bermuara pada peningkatan ekonomi keluarga. Hal itu, lanjut Bambang sesuai dengan program Pemkab Kukar, yakni Gerakan Pembangunan Rakyar Sejahtera. yd
|