APBD 2011 Mesti Berpihak ke Rakyat 2010-10-26 01:51:21
SAMARINDA-Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda, H Nursobah meminta Pemkot Samarinda mendesain Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011 agar mencerminkan keberpihakan ke masyarakat luas, seperti alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan. “Minimal mata anggaran harus sama. Kalau tidak bisa ditingkatkan, paling tidak untuk melanjutkan devinisi kesejahteraan masyarakat dalam dua bidang tersebut,” kata Nursobah, Senin (25/10). Nursobah mengemukakan DPRD Samarinda memberikan apresiasi terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Perumusan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Dan, draf PPAS dari eksekutif, seharusnya sudah disampaikan. “Kendala Pemilu Kada jangan membuat larut, sehingga terbengkalai pembahasan. Samarinda tetap mampu membangun meski banyak alokasi anggaran yang digunakan untuk bayar utang atas kebijakan dimasa lalu,” ujarnya. Cara membangun Kota Samarinda yang dimaksud menurut Nursobah, dengan memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan saat ini telah menjadi konsep yang kerap didengar, walau definisinya sendiri CSR dari berbagai perusahaan di Samarinda. “Memang Pemkot tidak dapat memaksakan. Namun pendekatan persuasif dapat dilakukan secara maksimal,” katanya. Menurut dia, draf pembangunan jalan yang dikoordinasikan sangat diperlukan, sehingga pembangunan tetap dapat dilakukan secara bersama-sama, baik pemerintah maupun swasta sebagai bentuk partisipasi kepada masyarakat. “Saat ini sangat tidak produktif jika RAPBD belum mendapat porsi yang cukup. Membicarakan secara bersama antara eksekutif-legislatif menjadi prioritas untuk dicarikan alternatif pembangunan di Kota Samarinda kedepan,” ungkapnya. Kembali dijelaskan, penyusunan kebijakan biasanya menggunakan beberapa asumsi yang ideal, namun dalam pelaksanaan seringkali dijumpai kendala karena keterbatasan sumberdaya. Diperlukan strategi dan pemilihan prioritas yang tepat untuk memenuhi tuntutan kebijakan umum. adv
|