Kaltim Strategis di Jalur Transportasi Laut

2010-10-27  00:44:24

SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy menegaskan, bahwa wilayah perairan Selat Makassar, Laut Sulawesi dan bagian Laut Kaltim, merupakan jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Sehingga, posisi Kaltim menjadi strategis, karena berada pada jalur transportasi laut Internasional, yang sebenarnya sangat menunjang bagi lalu-lintas kapal penumpang dan barang, sekaligus memberi manfaat yang besar bagi kemajuan ekonomi dan kegiatan perdagangan.
"Dengan adanya Program Studi Kemaritiman yang dikelola oleh Politeknik Negeri Samarinda ini, maka kita sangat mengharapkan akan lahir para profesional muda yang terampil mengoperasikan kapal dan pengelolaan angkutan laut dan sungai serta kepelabuhanan," jelas Farid Wadjdy dalam acara Pelepasan Taruna Program Studi Teknika dan Program Studi Nautika Angkatan I Politeknik Negeri Samarinda, yang diselenggarakan di Ruang Tepian II Kantor Gubernur Kaltim.
Farid Wadjdy sangat menaruh harapan kepada lulusan Program Kemaritiman ini. Diharapkan nanti akan menjadi Ahli Nautika Tingkat III dan Ahli Teknika Tingkat III serta Ahli Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan, sehingga mampu bersaing merebut lapangan kerja di tingkat lokal, Nasional maupun Internasional.
"Tenaga-tenaga profesional di bidang kemaritiman ini, ke depan akan sangat diperlukan. Mengingat kegiatan ekonomi dan perdagangan di Kaltim akan semakin meningkat yang dengan sendirinya, juga akan diiringi dengan meningkatnya aktivitas angkutan dan distribusi barang-barang niaga, hasil tambang dan hasil-hasil industri, baik untuk antar daerah di Kaltim, antar pulau, maupun untuk kegiatan ekspor dan impor," papar Farid.
Menurutnya, Pemprov Kaltim mendukung kehadiran Program Studi Kemaritiman. Untuk kelangsungannya, akan dialokasikan dana APBD guna membiayai kegiatan belajar-mengajar, termasuk bantuan sarana-prasarana yang diperlukan.
"Namun demikian, kehadiran Program Studi Kemaritiman ini juga mendapat perhatian pihak lain, khususnya para pengusaha yang bergerak di bidang angkutan laut, agar kiranya turut berpartisipasi membantu, karena tanggung jawab pendidikan pada dasarnya bukan semata ditujukan pada pemerintah, melainkan adalah tanggung-jawab kita bersama," ujar Farid.
Diketahui, sejak tahun 2006 Politeknik Negeri Samarinda mengelola Diklat Jurusan Kemaritiman yang semula merupakan Akademi Maritin berada dibawah Dinas Perhubungan Kaltim. Hingga kini, telah berhasil mewisuda Taruna Program Studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan sebanyak dua angkatan, dengan jumlah Taruna sebanyak 25 orang.
Selanjutnya, kali ini, kembali berhasil diwisuda 22 Taruna Program Studi Teknika dan Program Studi Nautika yang merupakan Angkatan ke-I.
Seperti dilaporkan, para Taruna ini telah melakukan Praktek Laut ke berbagai negara seperti Australia, Afrika Selatan, China, Korea, Vietnam dan negara lainnya. Sebagian dari Taruna tersebut juga dikontrak oleh perusahaan pelayaran internasional dengan gaji yang cukup besar yaitu basis gaji pertama $ 1.750 atau Rp 16 juta. Tentunya, prestasi dan kesempatan yang diperoleh ini sangat membanggakan kita semua.mar/adv

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...