Penghijauan Penting Menangani Krisis Lingkungan2010-10-27 01:14:04
SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy menegaskan, bahwa penghijauan merupakan satu kegiatan penting yang harus laksanakan secara konseptual, dalam penanganan krisis lingkungan. Begitu pentingnya, sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. "Saat ini, masalah dan tantangan yang dihadapi tentunya lain lagi. Salah satunya yang kita rasakan belakangan ini adalah masalah lingkungan hidup yang ditandai dengan terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim yang mengakibatkan bencana bagi kehidupan umat manusia, seperti banjir, kekeringan, tanah longsor dan lain sebagainya, yang menyebabkan kerugian harta benda bahkan korban jiwa yang tak ternilai harganya," papar Farid Wajdyd pada pelaksanaan kegiatan Penanaman Pohon dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-82 tahun 2010 dan mendukung Kaltim Green yang telah dicanangkan oleh Pemprov Kaltim. Menurut Wagub, Bagi Kaltim, bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan kekeringan juga sudah pula terjadi, baik dalam ukuran yang lebih besar maupun kecil dan dengan korban harta benda dan jiwa yang jumlahnya bervariasi. Dengan demikian, menurut dia, perlu diwaspadai dan jangan sekali-kali menyepelekan soal lingkungan hidup. Kelestariannya harus dijaga dan dirawat dengan baik. Hutan yang gundul, lahan-lahan yang gersang dan kosong harus kita pulihkan kembali dengan kegiatan reboisasi maupun penghijauan. "Dalam hal ini Pemprov Kaltim mewujudkannya dengan program Kaltim Green (Kaltim Hijau) dengan One Man Fife Trees (Satu orang menanam 5 pohon), sekaligus mendukung bagi terlaksa-nanya pembangunan yang beretika (bermoral) dan berwawasan lingkungan,"ujarnya. Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan penghijaun, Wagub menyampaikan imbauan, marilah kita terus melakukan penanaman pohon secara berkesinambungan dengan dukungan dari berbagai pihak serta masyarakat luas pada umumnya. "Pertahankan agar pohon yang kita tanam itu akan terus tumbuh selamanya. Mari kita bersama merawat dan menjaganya dari ancaman kerusakan, demi untuk kelestarian alam dan untuk anak cucu di masa yang akan datang,"kata Farid Wadjdy.mar/adv
|