Ribuan Rumah Warga Sangasanga Terendam2010-10-27 05:11:39
TENGGARONG-Hujan deras, Selasa pagi (26/10), membuat ribuan rumah warga di Kecamatan Sangasanga Kutai Kartanegara terendam banjir. Kejadian tersebut membuat masyarakat menjadi panik. Sebab, banjir besar itu tidak pernah terjadi di Sangasanga. Mereka menuding banjir itu akibat imbas eksplotasi tambang yang mengeruk emas hitam di bumi Sangasanga. “Saya sudah puluhan tahun tinggal di Sangasanga. Baru sekarang ini menggalami banjir besar dengan air berwarna kuning pekat seperti ini,” kata ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kel Jawa Sukarmin, Selasa (26/10) kemarin. Dijelaskan, bukan wilayah pemukiman saja yang terendam, tetapi perkantoran Pertamina juga ikut kebanjiran. Dengan kondisi ini, tentunya yang dirugikan masyarakat, selain terganggu aktivitasnya, lahan pertanian pasti ikut rusak. Banjir kali ini merupakan yang terparah selama 10 tahun terakhir ini. Hal senada juga dikatakan, Ketua LPM Kecamatan Sangasanga, Irianto. Menurut dia, musibah ini, tak bisa saling tuding, mencari kambing hitam. Namun perlu duduk satu meja untuk berdialog mencarikan solusinya. Karena, kalau saling menyalahkan tidak akan selesai. Sedangkan tudingan masyarakat jika biang banjir akibat perusahaan kemungkinan besar ada benarnya. Karena bisa terjadi, saat hujan lebat perusahaan tambang memanfaatkan hujan dengan membuka kolam penampungan air, hal itu bisa dilihat airnya kuning pekat. “Dalam waktu dekat, kamin akan mengelar rapat dengan elemen masyarakat Sangasanga, membahas masalah ini dan mencari jalan keluar untuk mencari solusi yang terbaik,” kata Irianto.john/M4n
|