Masa Kontrak TEPI Sekitar Tahun 2017Kembalikan pengelolaan kepada negara
2010-10-27 23:15:36
BALIKPAPAN, Blok Mahakam yang kaya akan sumber minyak dan gas, pada tahun 2017 akan habis masa kontraknya. Saat ini Blok yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim, tersebut dikuasai perusahaan asal Prancis, Total E&P Indonesia (TEPI) sejak 1976. Namun TEPI nampaknya masih akan berusaha memperpanjang kontrak untuk beberapa puluh tahun kedepan. Pendekatan secara pasif dengan pemangku kebijakan, khususnya pemerintah Kukar sedang dilakukan. Soal Blok ini diungkapkan Merah Johansyah Sataf LSM Jaringan Tambang (Jatam). Aktivitas Total lebih banyak di Delta Mahakam, dimana lokasi tersebut 90 persen sudah rusak. Perdebatan saat ini yang nampak hanya soal angka-angka, pembagian antara daerah dan pusat. Padahal banyak masalah lain terkait lingkungan dan ekologi dikawasan tersebut yang perlu diperhatikan. “Banyak masalah lain terkait ekologis yang luput dalam permasalahan Blok Mahakam tersebut. Padahal itu menyangkut kehidupan masyarakat banyak disekitar wilayah operasional perusahaan migas,” ungkap Merah. Sedangkan menurut anggota DPRD Komisi II Kalimantan Timur, Rusman Yakup, Blok Mahakam yang kini dikusai oleh Total E&P Indonesie yang notabenenya negara Prancis, tahun 2017 akan habis masa kontraknya, tidak perlu diperpanjang. Blok Mahakam yang kaya akan migas itu, perlu dikembalikan pada pemerintah dan pengelolaannya harus diserahkan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Negara ini sebenarnya mampu mengelola migas di Blok Mahakam, hampir 80 persen tenaga kerjanya adalah orang Indonesia, itu bukti sebenarnya bangsa ini sanggup mengelola lokasi yang kaya minyak tersebut,”tandas Rusman. nang
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...