Masyarakat Sangasanga Was-was Banjir Susulan2010-10-28 05:29:10
SAMARINDA-Hingga kini, masyarakat Sangasanga masih was-was. Mereka khawatir, apabila turun hujan akan terjadi banjir besar lagi. Apalagi kondisi air sungai pasang. “Saya masih was-was jika terjadi hujan deras lagi, sebab akan terjadi banjir lagi. Banjir Selasa kemarin, air sudah masuk ke rumah biasa tidak pernah terjadi,” kata Masrian warga Sangasanga, kepada Poskota Kaltim, Rabu kemarin (27/10). Ia bersyukur, banjir yang tejadi kemarin segera surut, namun dampaknya masih dirasakan karena perabotan rumah dan lantai rumah harus dibersihkan karena terkena lumpur. “Saya tidak menyangka, sekarang ini Sangasanga sering diterjang banjir. Padahal selama ini tidak pernah terjadi, ini terjadi kemungkinan besar ada ekplorasi tambang secara besar-besaran yang mengakibatkan kerusakan lingkungan, “ ungkapnya. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Temindung Samarinda memperkirakan di Kota Samarinda, akan terjadi intensitas hujan dalam sepekan ini .Cuaca yang sering mendung dapat menyebabkan hujan pada spagi hari atau sore hari. Secara terpisah, Kepala Badan Meteorologi, Kilmatologi dan Geofisika Bandara Temindung Samarinda, Raden Ishak baru-baru ini mengatakan wilayah Samarinda dan sekitarnya pada Oktober 2010 memang sudah memasuki musim penghujan. Adapaun puncak musim penghujan terjadi dibulan Nopember dan Desember, angin kencang sewaktu-waktu bias terjadi. Untuk itu BMKG meminta kepada masyarakat untuk selalu waspada menghadapi musim hujan kali ini. Dijelaskan dia, bahwa kondisi cuaca akan berlangsung secara umum di Indonesia yang letak geografisnya pada posisi ekuator yang sering diliputi awan hitam tebal dan diikuti hujan deras dengan tingkat volume lebih tinggi. ”Masyarakat yang berada pada titik rawan banjir diharapkan mewaspadai perkembangan cuaca, karena intensitas hujan lebih tinggi, disertai angin kencang,” kata Raden Ishak. john
|