Mahasiswa Samarinda Nyaris Bentrok dengan PetugasPeringati Sumpah Pemuda
2010-10-29 01:08:44
SAMARINDA-Bentrokan fisik antar petugas kepolisian dan mahasiswa nyaris terjadi. Penyebabnya, karena mahasiswa yang melakukan unjuk rasa, Kamis (28/10) di depan Mall Lembusuana berniat membakar gambar Presiden dan Wakil Presiden SBY-Boediono. Namun aksi pembakaran itu berhasil digagalkan aparat kepolisian. Dan, aparat kepolisian langsung mengamankan sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Rakyat Demokrasi (Freedom). Dalam aksinya, Freedom mengatakan bahwa pemerintahan SBY-Boediono dianggap gagal menjalankan cita cita para pemuda tahun 1928. "Semangat dan nilai nilai sumpah pemuda telah diabaikan pemerintahan SBY-Boediono. Banyaknya konflik antar suku, merupakan bukti bahwa pemerintahan telah gagal," kata Andis, juru bicara Freedom. Dari itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat menyuarakan satu kata untuk menurunkan SBY-Boediono. Sementara Kapoltabes Samarinda Kombes Pol Arkan Hamzah melalui Kabag Ops Kompol Yusef Gunawan Sik mengatakan bahwa para mahasiswa umumnya hanya diamankan, untuk dimintai keterangan. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...