Kaltim Rebut JUara Umum dan Pemain TerbaikKejurnas Gulat di Sleman
2010-10-30 14:52:21
SAMARINDA-Tim Gulat Provinsi Kaltim berhasil meraih kesuksesan ganda pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gulat 2010 yang berlangsung di Sleman, Yogyakarta yakni dinobatkan sebagai juara umum dan salah satu atletnya terpilih sebagai pemain terbaik di kejurnas tersebut. Dilaporkan, Arbain, Pelatih Gulat Kaltim, menyampaikan bahwa juara umum yang direbut tim Kaltim yakni untuk kategori gaya grego putra dan gaya bebas putra. Sedangkan pemain terbaik disabet oleh Badriansyah pegulat Kaltim yang sudah malang melintang di even Internasional. "Satu-satunya gelar yang lepas yakni untuk gaya bebas putri yang direbut oleh tim Jabar, pada kategori ini tim Kaltim hanya mendapatkan dua medali emas, dua perak dan dua perunggu," jelas Arbain, yang dihubungi dari Yogyakarta, Jum'at (29/10). Meski gagal menyapu bersih semua gelar khususnya kegagalan di sektor pegulat putri, namun Arbain mengaku cukup puas dengan penampilan anak didiknya, pasalnya dari 22 atlet yang dibawa mengikuti kejurnas itu, hanya tiga pegulat yang tidak berhasil merebut medali. "Secara keseluruhan pegulat kami memang bisa mendominasi, karena ada 19 atlet kami yang bisa merebut medali, baik medali emas, perak maupun perunggu," tegasnya. Arbain menyebut total medali yang berhasil direbut oleh pegulat Kaltim yakni sembilan emas, empat perak dan enam perunggu. Perolehan medali itu, dikatakan Arbain mengalami peningkatan dari yang pernah dicapai pada kejurnas tahun sebelumnya, meskipun tidak mencapai target yang pernah dicapai pada PON XVII 2008 ketiak Kaltim bisa merebut tiga belas medali emas. "Pada tahun 2009 tim kami hanya bisa membawa pulang delapan medali emas, meskipun pada tahun itu kami juga memboyong gelar juara umum,"kata Arbain lagi. Yang melegakan dia atas prestasi yang dicapai oleh tim Kaltim pada kejurnas kali ini, karena pegulat Kaltim sebenarnya belum "full tim", mengingat masih ada dua pegulat yakni M Aliansyah dan Ardiansyah yang tidak bisa turun mengikuti kejurnas karena masih mengikuti pelatnas Asian Games. "Kami masih bersyukur meski pincang dua orang, tapi faktanya pegulat kami bisa mewujudkan prestasi terbaiknya yakni merebut juara umum kejurnas untuk kesekian kalinya," tegas Arbain mengakhiri.at
|