Kesadaran Masyarakat terhadap Lingkungan Masih Rendah 2010-10-30 14:54:38
SAMARINDA-Pemandangan sampah berceceran diluar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mungkin sudah menjadi pemandangan bisa di Kota Samarinda. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Masyarakat sepertinya masih saja membuang sampah di luar tempat yang telah disediakan. Selain itu, TPA yang disediakan pemerintah daerah tampak masih kurang, sementara jumlah sampah di Samarinda kian meningkat seiring peningkatan jumlah pendudul Samarinda. Hasil pengamatan media ini dari seluruh kecamatan di Samarinda, keberadaan sampah yang tercecer di luar bak sampah masih terlihat. Seperti di Jl Perjuangan RT 01, Samarinda Utara. Warga seakan tak menghiraukan papan yang terpasang dan bertuliskan dilarang membuang sampah di daerah tersebut. Pemandangan serupa juga terlihat di sejumlah TPS sepanjang Jl Bung Tomo, di Jl Panglima Bendahara, Jl Pattimura, Jl Sultan Hasanuddin, dan Jl KH Harun Nafsi. Parahnya, di beberapa tempat, meski ada sejumlah tempat terdapat bak atau kontainer sampah, tetapi warga dengan seenaknya membuang sampah dengan menaruh di pinggir jalan. Padahal dibeberapa tempat telah ditaruh papan peringatan larangan membuang sampah. Di Samarinda Utara, di sekitar kawasan Perumahan Bengkuring, meski ada TPS yang disediakan DKP, namun sampah tetap saja menumpuk hingga tercecer. Ini menunjukkan produksi sampah warga melebihi kapasitas TPS yang disediakan. Kondisi ini semakin mempertegas jika permasalahan sampah tidak hanya menjadi tanggungjawab Pemkot, dalam hal ini Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Peran aktif masyarakat jelas-jelas sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih. Sementara itu, sudah menjadi tanggungjawab pemerintah untuk memenuhi ketersediaan bak hingga kontainer sampah, sehingga masyarakat juga memiliki tempat yang layak untuk membuang sampah. Faktanya, dari kebutuhan 200 kontainer sampah, saat ini DKP hanya mampu menyediakan 66 kontainer, meski 15 unit sedang rusak. Tahun ini memang akan ditambah 50 unit kontainer sampah, tapi tetap saja masih ada kekurangan 84 kontainer.aon
|