MARANGKAYU LUMBUNG PANGANWarga 3 Desa Mengharapkan Pengaspalan Jalan Penghubung
2010-11-01 07:08:31
TENGGARONG- Pembangunan jalan di kecamatan wilayah pesisir Kutai Kartanegara nampaknya belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat setempat. Dan kondisi ini tentu saja sangat tidak diharapkan masyarakat. Seperti masalah kondisi jalan penghubung (ekuator) tiga desa di Kecamatan Marangkayu yang sampai sekarang belum dilakukan pengaspalan. Padahal masyarakat sangat berharap akan hal itu. Jalan penghubung yang perlu pengaspalan itu adalah terletak Desa Santan Ulu ke Desa Santan Ilir dan Desa Semangkok jalan sangat dibutuhkan oleh warga kerena jalan ini merupakan satu-satunya akses menuju perkebunan. Menurut Anggota Komisi II DPRD Kukar Baharudin Demu saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Marangkayu belum lama ini, Desa Santan ulu merupakan lumbung pangan yang sangat komplet baik Pertanian, Perternakan, Perikanan dan Perkebunan semua ada. Kiri dan kanan jalan tampak sangat hijau sayur –sayuran, buah –buahan, dan Pohon coklat, perputaran uang / bulan mencapai 100 juta rupiah, Sedangkan fasilitas jalan yang ada tidak memadai kalau musim hujan seperti saat ini jalan yang ada sangat sulit dilewati disamping berlumpur dan lubang yang hampir merata sepanjang jalan .”Jalan ekuator merupakan jalan yang menghubungkan tiga desa yang ada di dalam yang masih terisolir yakni Desa Desa Santan ulu, Santan ilir dan Desa Semangkok , masyarakat mohon kiranya masalah ini dapat diperjuangkan,” kata Baharudin Demu. Kondisi pengaspalan tersebut pernah usulkan, kerena jalan yang ada merupakan sekala prioritas dalam usulan Musrenbangdes maupun Musrenbang Kecamatan dalam usulan RAPBD 2011. Karena jalan ekuator merupakan satu-satunya akses dalam peningkatan ekonomi kerakyatan yang ada di tiga desa di Kecamatan Marangkayu. Untuk diketahui jalan ekuator sepanjang 5 km dan lebar 6 meter, peningkatan , badan jalan dan Jembatan sudah ada, tinggal pengaspalan, warga mohon jalan yang ada segera dilakukan pengaspalan, karena jalan yang ada sudah mengalami rusak ditambah musim hujan seperti ini lubang lubang baru semakin bertambah. Masyarakat tiga desa didalam merasa kesulitan dalam memasarkan hasil panen mereka ke kota dan pembeli (tengkulak) berpikir dua kali kalau masuk kejalan yang ada “ saya selaku anggota komisi II sangat prihatin dengan keadaan yang dialami warga” Kata Baruddin Demmu. Baharuddin juga berharap Bappeda bisa memasukan usulan warga marangkayu dalam pembahasan RAPBD 2011 kami selaku anggota komisi II siap membantu dalam pembahasan anggaran nanti bersama eksekutif. Kerena jalan yang ada merupakan akses yang sangat dibutuhkan dan saya yakin jika jalan ini bagus penghasilan masyarakat di tiga desa pasti meningkat apa yang menjadi cita –cita Bupati Kukar Rita Widyasari ,S.Sos,MM yakni Membangun Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja), “Pasti terwujud karena masyarakat Sangatta dan Kota Bontang pasti tertuju ke Marangkayu dalam memenuhi kebutuhan pasar “ demikian ujarnya.adv/awi
|