Hewan Layak Kurban Mesti Diberi Stiker2010-11-01 07:18:47
SAMARINDA-Kota Samarinda masih kekurangan penyediaan daging sapi, sehingga perlu didatangkan dari luar daerah, yakni dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi. Menjelang Idul Adha, sejumlah pengusaha Samarinda berupaya mendatangkan sapi dari luar daerah, untuk memenuhi kebutuhan hari raya kurban yang jumlahnya meningkat. Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Samarinda menjamin daging hewan kurban aman dikonsumsi, sebab sebelum disembelih sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan. ”Dinas Peternakanan dan perikanan Samarinda telah melakukan monitoring atau pengawasan terhadap hewan-hewan qurban.Didukung dokter hewan dan sarjana peternakan, plus paramedis,” Kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Samarinda, Ir Hj Rini Purwanti baru-baru ini. Menurutnya, untuk menjaga kualitas hewan dan bebas penyakit , maka hewan-hewan yang didatangkan dari luar pulau itu, ketika sampai di Samarinda meskipun sudah menjalani karantina. Namun tetap dicek kesehatannya secara ketat. "Para hewan ternak itu guna memastikan, agar benar-benar bebas dari penyakit dan layak untuk kurban dengan diberi tanda berupa stiker," jelasnya. Dia menambahkan, hingga kini belum ditemukan adanya kasus sapi golonggongan di Samarinda. Terkait penjualan hewan kurban di pinggir jalan. Sebenarnya, Samarinda sudah memiliki pasar hewan, tepatnya di RPH Tanah. Karena, fasilitas RPH masih dibenahi, sehingga penjualan hewan kurban dipinggir dapat dimaklumi, namun pengawasannya tetap dilakukan secara ketat. john
|