Pelantikan Walikota Terpilih 23 November di GOR SempajaHM Faisal: Sudah Tidak Ada Masalah
2010-11-02 05:54:11
SAMARINDA—Sesuai tahapan Pemilu Kada kota Samarinda, maka 23 November 2010 mendatang akan dilaksanakan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Samarinda terpilih H Syaharie Jaang dan H Nusyirwan Ismail periode 2010-2015, dan telah ditetapkan pelaksanaannya di Gedung Serbaguna GOR Sempaja, Selasa (23/11) pagi. “Kita dari Pemkot Samarinda sudah mempersiapkannya, dimana untuk pelantikannya ditangani langsung Sekretariat DPRD Samarinda. Berdasarkan hasil rapat yang dipimpin Sekwan (H Hermanto), pelantikan dilaksanakan di GOR Sempaja, Selasa 23 November pagi hari,” ucap Plt Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Samarinda HM Faisal kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (1/11). Usai pelantikan walikota dan wakil walikota terpilih, lanjut Faisal, disambung pelantikan ketua Tim Penggerak PKK di rumah jabatan walikota, Rabu (24/11) pagi, dan Kamis 25 Novembernya diadakan pisah sambut walikota dan wakil walikota di GOR Segiri Samarinda di pagi hari. “Berbagai hal persiapan sudah matang, dan Insya Allah tidak ada masalah administrasi yang menjadi kendala,” sebut Faisal yang juga Kabag Umum dan Perlengkapan Setda Samarinda. Dukungan administrasi, dirinci Faisal, mulai SK Penetapan KPU tentang Rekapitulasi Hasil Suara, SK Penetapan KPU terhadap Pasangan Calon Terpilih (H Syaharie Jaang dan H Nusyirwan Ismail). “Juga DPRD kota Samarinda telah membuat surat pengusulan calon walikota dan wakil walikota Samarinda terpilih ke Kementerian Dalam Negeri yangsedang diproses. Insya Allah, SK-nya akan keluar dalam minggu ini,” imbuhnya. Tentunya juga, lanjut Faisal keluarnya surat dari Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia tentang keterangan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Kada. “Surat MK RI yang ditujukan kepada ketua KPUD Samarinda, menekankan bahwa MK sampai dengan tanggal 22 Oktober 2010, tidak meregistrasi permohonan PHPU Kada dari kota Samarinda, karena tidak menerima permohonan a quo. Jadi kami rasa sudah tidak ada kendala signifikan lagi untuk melaksanakan pelantikan walikota/wakil walikota terpilih dan rangkaiannya,” tegas Faisal. Terkait beredarnya isu adanya pengumpulan dana untuk pelaksanaan pelantikan, Faisal membantah dan menyebutnya hanya isu yang ingin mendiskreditkan Pemkot Samarinda. “Tidak benar isu itu. Buat apa mengumpulkan dana, karena untuk pelantikan semua sudah dianggarkan melalui sekretariat DPRD kota,” pungkas Faisal. hms2/adv
|