Pemuda Karang Taruna Kukar Tanam 600 Bibit Pohon2010-11-03 05:34:17
TENGGARONG– Kondisi lingkungan yang menjadi isu nasional menjadi perhatian serius pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Kutai Kartanegara. Memanfaatkan momen Hari Sumpah Pemuda beberapa hari lalu, anggota Karang Taruna Kukar fokus pada pelestarian lingkungan. Di momen ini mereka juga mengkritisi masalah sosial seperti disintegrasi bangsa yang diwujudkan dalam Orasi Tokoh Muda dan Puitisasi seputar patriotisme hingga nonton bareng film Merah Putih. Usai mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten 28 Oktober lalu, puluhan anggota Karang Taruna Kukar yang menjadi peserta upacara itu tidak langsung pulang ke rumah, namun bergegas menuju Stadion Madya Kecamatan Tenggarong Seberang. Di lokasi itu mereka melakukan aksi peduli lingkungan yang mereka sebut Hijaukan Kukarku. Melalui aksi gerakan penghijauan ini tertanam tidak kurang 600 bibit pohon Trambesi dan Mahoni. Ketua Pelaksana kegiatan Karang Taruna Kukar Peduli, Heri Mulyadi mengatakan, aksi penghijauan dengan tanam pohon ini dilakukan karena Karang Taruna Kukar menyadari semakin pentingnya arti pelestarian lingkungan bagi eksistensi kehidupan generasi mendatang. Kawasan stadion dijadikan lokasi kegiatan, menurut Heri karena lokasi tersebut merupakan simbolisasi sekaligus profil terdepan dari wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang, yang kita ketahui dibanyak kawasannya rusak akibat penambangan batubara yang tidak peduli lingkungan. Dia berharap jajaran aparat hukum bersama Pemda mesti tanggap terhadap kerusakan lingkungan ini. Mengenai pelaksanaan gelar Orasi Tokoh Muda diselingi penyampaian Puisi adalah bentuk lain dari sikap kritis terhadap kondisi bermasyarakat, berbangsa dan bernegara kita dewasa ini. Menurut Heri, sebagai bangsa yang berlandas Pancasila dan UUD 45 seharusnya konsisten melaksanakannya, bukan sebaliknya realita di lapangan terlihat penyimpangan yang tidak selaras dengan landasan yang telah disepakati pendiri bangsa itu. Ditegaskan, kegiatan itu bukan pamer idealisme kepemudaan, tapi menjadikannya sebagai media kotemplasi sekaligus flashback, setelah Soempah Pemoeda di canangkan. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...