Bocah 5 Tahun DIsandera 10 jam

2010-11-03  06:41:24

SAMARINDA-Arboniska Ilham Pratama (5), warga Jl  KH Harun Nafsi Sempaja Samarinda, sejak Selasa pagi (2 / 11 )menjadi korban penyanderaan yang dilakukan Kaijen (30). Pelaku adalah pamannya sendiri.
Namun, setelah 10 jam, aparat kepolisian berhasil melumpuhkan pelaku, yang menyandera korban di dalam kamar.
Penyanderaan Ilham mengejutkan warga. Pasalnya, sejak pagi hari, rumah kediaman Elisa, Ibu kandung Ismail dalam kondisi sepi.
Setelah puluhan aparat keamanan tiba disekitar rumah korban, warga baru mengetahui peristiwa  insiden penyanderaan itu.
Elisa (34), ibu kandung Ismail mengatakan bahwa dirinya  tidak mengetahui penyebab anaknya disandera oleh pelaku.
Namun pelaku memang tinggal dirumahnya selama 4 tahun. Kaijen sendiri merupakan keponakan dari Ebong, ayah Ilham yang selama ini sering ikut mencari gaharu di hutan.
"Dia tadi sekitar pukul 4.00 wita dini hari datang, dan saat itu ia mengatakan bahwa ia terlibat masalah dengan orang, bahkan ia mengaku cukup ketakutan karena akan dihabisi oleh seseorang," kata Elisa menirukan kalimat Kanjen.
Awalnya ia tidak begitu percaya namun sesaat ia akan pergi mudik ke Long Bagun Kubar Kaijen langsung menangkap Ilham dan membawanya kedalam kamar.
Ketika ia akan mengambilnya dengan menggunakan sebilah mandau milik ayah Ilham, Kaijen mengancam akan menghabisi Ilham jika ia tetap pergi.
Berulang kali ia mencoba membujuk Kaijen untuk melepaskan anaknya namun hal itu tidak berhasil, baru sekitar pukul 09.30 wita, ia menghubungi petugas kepolisiaan di Polresta Samarinda.
"Selama ini kami tidak pernah ada masalah, baik dia dengan embong suaminya atau dia dengan saya, bahkan korban sangan suka bermain dengan Kaijen,"kata Elisa.
Mungkin karena adanya persoalan dengan orang lain ia menjadi begitu.
Petugas kepolisiaan yang datang langsung melakukan olah tkp dan mempelajari situasi rumah.
Namun minimnya informasi tentang keadaan korban membuat polisi tidak ingin gegabah.
Posisi korban yang terancam oleh sebuah parang membuat polisi tidak dapat bertindak, upaya negoisasi pun dilakukan petugas dan warga sekitar agar pelaku mau melepaskan korbannya.
Namun upaya yang dilakukan petugas dan warga tidak berhasil pelaku justru berteriak-teriak dari dalam kamar korban dengan menggunakan bahasa daerah.
Berbagai cara juga dilakukan pihak keluarga termasuk menggunakan seorang ahli sirep untuk membuat korban dan pelaku tertidur.
Usaha petugas dan keluarga akhirnya berhasil, pelaku tertidur setelah sebelumnya diberi minuman yang diberi obat tidur.
Momen ini kemudiaan dimanfaatkan keluarga untuk meminta Ilham yang masih terjaga untuk membuka pintu.
Pintu pun terbuka. Polisi langsung menangkap Ilham dan mengamankannya ketempat yang aman sementara pelaku langsung dibekuk petugas.
Untuk mengembalikan kondisi Ilham yang sedang trauma Petugas kemudiaan membawanya ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan, sementara Kaijen dibawa ke RSJ untuk menjalani pemeriksaan psikologis. M4n

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...