KPA Dituntut Tekan Sebaran HIV2010-11-04 05:42:18
SAMARINDA-Supaya lebih efektif dan efisien, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kaltim bersama KPA di kabupaten/kota dituntut mengencarkan kembali berbagai upaya mengurangi sebaran Human Immunodeficiency virus (HIV). Demikian tegas Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Zain Taufik Nurrohman. Ia mengaku prihatin dengan jumlah pengidap HIV di daerah ini yang sudah mencapai 1.725 orang. Untuk itu ia menghimbau agar Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kaltim meningkatkan kinerjanya guna menekan jumlah penyebaran penyakit HIV/AIDS yang lebih banyak lagi. “Kita kan sudah memiliki Badan penganggulan HIV/AIDS di daerah dan di kabupetan/kota jadi tinggal di tingkatkan lagi kinerjnya dengan demikian dapat membantu penanggulangan HIV yang kian mengkhawatirkan ini,” ujarnya. Zain mengatakan, penyebaran penyakit mematikan tersebut bisa sedikit dicegah dengan melakukan langkah-langkah secara dini dengan melakukan sosialisasi penyakit HIV/AIDS itu menyebar melalui prilaku seks yang tidak aman dan penyalahgunaan nazfa suntik. “Penyakit HIV/AIDS itu kan resiko sangat tinggi, untuk itu yang perlu kita rubah itu adalah dengan merubah prilaku masyaraknya,” ujarnya. Penanggulangan mengantisipasi meningkatnya jumlah masyarakat yang terinfeksi penyakit HIV/AIDS itu, katanya juga perlu rutin dilakukan. Dengan cara melakukan pencegahan melalui pendidikan dan penyuluhan masyarakat terutama ditujukan kepada populasi berisiko yang mudah menyebarkan penyakit. Guna melakukan itu memang perlu adanya anggaran yang cukup tinggi.Karena itu perlu perhatian pemerintah meningkatkan anggaran untuk penanggulangan penyakit HIV/AIDS tersebut.“Salah satu faktor penting untuk dapat melakukan penyuluhan secara rutin adalah pendanaan. Kendala ini tentu dapat diatasi apabila pemerintah daerah mempunyai peran penting dalam penanggulangan HIV/AIDS dengan cara menyediakan dana yang cukup,” ungkapnya. Sekadar diketahui KPA Kaltim melansir jumlah pengidap HIV di daerah ini sudah mencapai 1.725 orang. Dari jumlah itu, 411 orang menderita AIDS dan 107 di antaranya meninggal dunia. Daerah yang tertinggi kasusnya adalah Samarinda, dengan 728 kasus, 178 mengidap AIDS dan 36 orang meninggal. Menyusul Balikpapan dengan 408 kasus, 186 penderita AIDS dan 44 meninggal. Tarakan berada di posisi 3 dengan penderita HIV sebanyak 289 orang, 20 penderita AIDS dan 13 di antaranya meninggal dunia. hms/adv
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...