Polres Gelar Giat OperasiAntisipasi Gangguan Kamtibmas
2010-11-08 06:25:41
TANJUNG REDEB- Sejumlah orang diamankan Polres Berau dalam sebuah operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang dilaksanakan Sabtu malam (6/11). Operasi dilakukan disejumlah kawasan yang dianggap sebagai titik rawan, baik di jalan maupun di sejumlah tempat hiburan malam(THM). Sedikitnya 7 orang dibawa langsung ke Mapolres Berau Jalan Pemuda usai giat operasi dilaksanakan. Kapolres Berau AKBP Armed Wijaya melalui Kabag Ops Polres Berau, Kompol Bambang Satriawan menyebutkan, pelaksanaan itu dimaksud sebagai langkah prefentif terhadap kemungkinan gangguan keamanan umum Berau. Sejumlah orang yang dibawa ke Mapolres itu, kata Bambang, bukan penangkapan. “Mereka hanya tidak dapat menunjukan identitas diri ketika kami periksa, terindikasi mereka adalah pendatang dari luar daerah, kita tahan untuk didata apakah ada yang masuk dalam DPO kita atau tidak,” ujar Bambang sesaat usai memimpin giat operasi Hal itu juga dimaksudkan sebagai antisipasi peningkatan angka kriminalitas di Berau. Dimana diterangkan saat ini angka pencurian di Berau khususnya dalam kota terlihat sedikit meningkat. Operasi pekat tersebut dilakukan guna menghilangkan beberapa gangguan seperti membawa sajam, senjata api, mengonsumsi atau menjual miras, judi, narkoba maupun menghilangkan aksi premanisme. Seluruh personil yang terlibat , Samapta, Serse, Intelejen,Satlantas dan staf dikerahkan menyusuri jalan-jalan dalam kota yang dianggap rawan seperti Jalan Pulau Derawan,Diponegoro,Pulau panjang dan sejumlah tempat sepi lain termasuk THM. Tidak hanya itu, sebelumnya, sore hari juga dilakukan penertiban di jalan raya.Dalam penertiban itu diamankan 13 orang pengendara roda dua. Kasatlantas AKP Bramanti Agus S, mendampingi Kabag Ops, menyebutkan aksi kebut-kebutan di jalan raya saat ini sangat mengkhawatirkan. “Seiring peningkatan jumlah kendaraan roda dua di Berau tingkat pelanggaran di jalan raya juga meningkat, terutama remaja yang suka balapan di jalan. Prilaku ini sangat meresahkan masyarakat melihat potensi kecelakaan yang timbulkan sangat besar terutama menggangu ketenangan pengguna jalan lain,” terang pria yang biasa disapa Bram ini. as
|