Tepian Harus Bersih dari PKL2010-11-08c 07:11:08
SAMARINDA-Semrawutnya kawasan tepian mulai pelabuhan hingga Jembatan Mahakam membuat Gubernur Kaltil Awang Fraoek Iskhak memberi perhatian serius dan meminta agar aktifitas semua PKL dibersihkan. "PKL harus bersih, mulai kawasan pelabuhan hingga Jembatan Mahakam. Ini bukan intervensi Gubernur, Sebab kebersihan ibukota Kaltim juga menjadi tanggung jawab Gubernur, " tegas wang Faroek disela-sela peresmian kapal KM Prince Sonya, Sabtu lalu. Selain PKL, imbuh gubernur, Walikota Samarinda yang baru harus membenahi Sungai Mahakam. Sebab Sungai Mahakam sangat berpotensi untuk dikelola sebagai wisata, yang selama ini belum digali. "Kita pasti ingin melihat Samarinda lebih bersih, lebih indah, lebih rapi dan lebih tertib. Persoalan PKL, Pemkot harus segera mencarikan solusi terbaik buat mereka. Sekali lagi, Pemprov sangat terbuka untuk membantu," tegasnya. Keberadaan PKL buah di sepanjang jalur Tepian Mahakam mulai dari Jl RE Martadinata hingga Jl Slamet Riady mulai mengganggu kenyamanan masyarakat. Jumlah mereka pun semakin hari semakin bertambah. Berdasarkan pantauan media ini, di sepanjang jalur tepian mahakam sekarang ini banyak beraktifitas. Mulai aktifitas bongkar muat hingga berdagang sekitar pukul 16.00 Wita, bahkan semakin malam semakin banyak PKL yang berdatangan. Aktivitas mereka pun menyebabkan kemacetan lalu lintas. Mereka memanfaatkan trotoar untuk menjajakan dagangannya. Ironisnya, pemandangan ini Satpol PP karena tidak adanya tindakan untuk mengamankan kota ini dari PKL yang semakin merajalela. Akhirnya, tepian mahakam pun tak hanya dikuasai PKL buah saja, tetapi seperti penjual ambal, pedagang makanan, hingga penjual burung juga jasa tambal ban.john
|