Mudiyat: Kaltim Bukan Milik AwangSoal Pembebasan Lahan Jalan Tol 2010-11-08 07:19:41
SAMARINDA-Statemen Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak tentang alokasi anggaran pembebasan lahan Jalan Tol, mendapat 'serangan' anggota dewan. Gubernur menyatakan bahwa pembebasan lahan untuk jalan tol sepanjang 85 km sudah dilakukan. Karena Pemprov Kaltim telah mengalokasikan anggaran Rp 1,2 triliun. Padahal anggaran yang dialokasikan hanya Rp500 miliar saja. “Itupun baru diusulkan di APBD 2011. Tentu saja pernyataan yang disampaikan Gubernur ini sangat bertentangan dan tidak benar. Untuk itu diminta agar Gubernur agar tidak menyampaikan berita yang tidak benar,” kata Mudiyat, bendahara Fraksi Hanura-PDS DPRD Kaltim ketika dikonfirmasi Poskota Kaltim, kemarin. Diakuinya, selama ini gubernur lebih banyak berspekulasi dalam membuat sebuah program. Dikatakannya, dengan adanya pernyataan Gubernur yang tidak jelas ini pada akhirnya membuat wakil rakyat berhadapan dan berbenturan dengan konstituen. Hal ini karena wakil rakyat dianggap tidak bisa melihat suatu program yang dapat meningkatkan kesejahteraan, utamanya taraf hidup masyarakat. “Padahal tidak seperti itu. Cukup sudah masyarakat menilai bahwa dewan ini sebagai stempel atau sang peng-leges dari kegiatan eksekutif,” kata Diyat – sapaan Mudiyat – yang juga sekretaris komisi II DPRD Kaltim. Apa yang selalu dikatakan Gubernur ini, diibaratkan seperti barangnya tidak kelihatan, cuma rencananya saja. Kalau mau dibilang berhasil barangnya harus ada dulu atau kelihatan. Jadi bisa dikatakan ternyata bukan hanya republik mimpi saja yang ada, tapi provinsi mimpi juga ada. “Jangan menganggap hanya seorang diri saja yag mengatur Kaltim ini. Tidak bisa seorang gubernur seenaknya bicara,” pungkasnya. fer
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...