Unmul Respon Positif Pemekaran Seberang2010-11-09 06:37:06
SAMARINDA-Rencana pemekaran wilayah Kecamatan Samarinda Seberang menjadi Kecamatan Loa Janan Ilir mendapatkan nilai rekomendasi tinggi dari Pusat Penelitian Pengembangan Wilayah Universitas Mulawarman. Hal ini terungkap dalam seminar pemaparan hasil analisis yang dilakukan lembaga penelitian milik Unmul tersebut yang diadakan di ruang rapat Walikota Samarinda, Senin (8/11) kemarin. Berdasarkan penelitian Dr. Ir. Ndan Imang, NP bersama tim Puslitbangwil Universitas Mulawarman, sejak September–November 2010, diperoleh nilai indeks pemekaran wilayah kota Samrinda mencapai nilai 454, sedangkan skor tertinggi indeks tersebut adalah 500 sehingga layak dimekarkan karena memenuhi kriteria untuk dimekarkan. “Dari 5 indikator yang kita ukur, yang kemudian dijabarkan dalam 20 sub indikator, diperoleh nilai indeks yang signifikan. Hal ini tentu menjadikan pemekaran Kecamatan Samarinda Seberang sangat dimungkinkan,” ucapnya. Dikatakannya lagi, indikator yang diukur meliputi aspek kependudukkan, luas wilayah, rentang kendali, aktivitas perekonomian, dan ketersediaan sarana prasarana yang ada di kecamatan induk dan kecamatan pemekaran. “Tentu semua aspek kita ukur secara teliti. Jangan sampai setelah pemekaran terjadi, kecamatan induk tidak dapat berkembang, atau sebaliknya kecamatan pemekaran yang tidak berkembang,” paparnya. Sementara itu, Asisten IV Sekretaris Daerah Kota Samarinda H Maryadi mengatakan tujuan pemekaran adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih dengan semakin dinamisnya kebutuhan masyarakat sehingga menuntut aparatur pemerintahan untuk memberikan layanan yang maksimal kepada masyarkat. “Mobilitas masyarakat sekarang semakin tinggi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat. Oleh karena itu layanan yang di butuhkan masyarkat juga harus semakin baik,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakannya, dengan adanya pemekaran wilayah tentu akan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyakat, salah satunya adalah rentang kendali yang semakin dekat dengan masyarakat sehingga lama waktu yang dibutuhkan dalam mengurus pelayanan semakin cepat. Maryadi mengharapkan dengan adanya wilayah kecamatan baru , dapat membuka peluang bagi pemerintah Kota Samarinda untuk menggali dan memanfaatkan potensi sumber daya derah lebih optimal untuk meningktkan kesejahteraan masyarakat yang juga akab berdampak langsung pada beban kerja kecamatan induk yang semakin ringan. (hms4).
|