Berkurban Bisa Setiap Saat2010-11-10 05:57:59
SAMARINDA-Perintah menyembelih hewan kurban seperti yang dilaksanakan Nabi Ibrahim, hingga kini sangatlah relevan dan berlaku sepanjang jaman. Dan berkurban sebenarnya bukan hanya saat pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, tetapi bisa dilakukan setiap saat. "Misalnya, membantu saudara-saudara kita yang dilanda bencana alam, baik di Wasior Papua Barat, Kepulauan Mentawai Sumatera Barat maupun membantu para korban gunung Merapi yang terjadi di Jogyakarta. Dimana saat ini para korban yang mengungsi sangat membutuhkan bantuan, oleh karena itu bagi yang mampu setidaknya bisa berqurban dengan membantu menyisihkan sedikit rezikinya untuk saudara kita yang dilanda bencana,"jelas Gubernur Kaltim Awang Faroek saat membuka acara seminar ibadah kurban Reorentasi Pemahaman Terhadap Ibadah Qurban Dalam Rangka Peningkatan Nilai-nilai Keislaman, Selasa (9/11) di Ruang Serba Guna Kantor Gubernur Kaltim. Dia menambahkan bahwa Islam adalah agama yang sarat dengan ajaran kasih sayang, kesetiakawanan, solidaritas sosial, keberpihakan pada fakir miskin, dan Islam tidak mengajarkan kekerasan, apalagi kebencian bagi pemeluk agama lain. Dengan demikian, berqurban dengan menyembelih hewan qurban memberikan hikmah yang sangat besar dalam kehidupan umat Islam dan memberikan pengaruh sosial serta kesetiakanan yang tinggi pada kehidupan bermasyarakat. Karena itu, Islam mengajarkan untuk saling mencintai dan saling melindungi dengan sesama. "Hikmah berqurban memberikan pengajaran kepada kita untuk dapat menolong terhadap sesama, pada mereka yang diliputi kesusahan, terlebih lagi dalam beberapa waktu belakangan ini musibah dan bencana melanda beberapa daerah di tanah air, yang tentunya banyak menimbulkan kerugian harta benda dan jiwa yang tidak ternilai harganya,"pungkasnya. Melalui forum seminar qurban, Awang Faroek mengajak seluruh masyarakat Kaltim, untuk intropeksi dan minta ampun terhadap kesalahan yang telah diperbuat, agar bencana tidak terjadi seperti yang dialami oleh beberapa daerah lainnya. "Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltim untuk terus meningkatkan persatuan dan kesatuan, tingkatkan kepedulian untuk membantu sesama, tingkatkan solidaritas dan harmonisasi sesama dan antar umat beragama sehingga tercipta suasana yang sejuk, kedamaian dan ketertiban di dalam masyarakat,"pinta Awang.mar/adv
|