Masih Banyak Veteran Pejuang Hidup Memprihatinkan

2010-11-10  07:55:17

BALIKPAPAN, Andi Agoes, tokoh masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) mengatakan Indonesia kembali memperingati hari pahlawan 2010, peristiwa 10 November 1945 menjadikan inspirasi bagi bangsa Indonesia kalau kemerdekaan Indonesia yang jatuh tanggal 17 Agustus 1945. Hanya saja, melalui Hari Pahlawan tahun 2010 ini apakah masih terukir dihati masyarakat Indonesia terutama pemerintah berkaitan dengan perjuangan yang dilakukan para pahlawan.
"Para pejuang banyak yang mendahului kita, kendati masih ada yang tersisa dan masih menikmati perjuangan mereka ditahun 1945 kendati banyak diantara mereka hidup dalam kesulitan. Misalkan, tidak punya rumah, tidak menikmati pensiun dan tidak memiliki harta kekayaan hasil perjuangan. Jadi satu-satunya yang bisa diberikan kepada para pejuang adalah kehidupan laik sebelum mereka dipanggil sang pencipta," katanya.
Dikatakan Andi Agoes, perjuangan para pejuang di awal November 1945 itu perlu terus dipupuk dan di informasikan kepada generasi muda kita kalau kemerdekaan Indonesia tidak hanya digenggam ketika memperjuangankan kemerdekaan yakni 17 Agustus 1945.
Andi Agoes mempertanyakan, sudahkah semuanya menghargai pejuang 10 November 1945 ? Pertanyaan ini juga menjadi pertanyaan nasionalisme. Karena masih ada pejuang kemerdekaan yang hidup sangat menderita, tidak memiliki rumah, tidak mendapatkan pensiun, tidak mendapatkan kalungan keberhasilan sebagai pahlawan negara RI, juga banyak yang kini merintih karena kesulitan ekonomi dan itu bisa kita lihat dibeberapa kali tampilan dilayar TV.
"Kita tentu sudah tidak ingat siapa-siapa yang menjadi pejuang dan masuk dalam urutan pahlawan Indonesia, namun hendaknya Hari Pahlawan yang kita peringati setiap 10 November hendaknya benar-benar terukir dalam benak dan pikiran generasi muda sehingga mereka juga merasakan bahwa kemerdekaan diperoleh dengan tetesan darah, masih dikenang sepanjang masa," paparnya.
Menurut Andi Agoes, kendati kita sudah menikmati kemerdekaan Indonesia dengan berbagai kemajuan namun jangan sampai melupakan perjuangan para pejuang yang ingin mempertahankan Indonesia agar tidakj jatuh lagi ketangan asing, tidak hanya itu kita juga harus mengukir siapa-siapa pejuang Indonesia yang benar-benar berupaya mempertahankan negara kesatuan RI ini. Karena itulah melalui hari pahlawan ke -65 tahun ini menjadikan motor penggerak bagi kekuatan Indonesia untuk menguasai berbagai sektor yang dapat menghidupkan bangsa Indonesia.
"Jangan sampai kekayaan yang dimiliki Indonesia hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja. Padahal kekayaan yang mereka dapatkan itu karena perjuangan para pejuang kita ditahun 1945 tempo dulu,"lanjutnya.max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...