Menjelang HUT Brimob Kaltim 14 November 2010Brimobda Kaltim Kirim Pasukan Sadar Matoa 2000 ke Papua
2010-11-10 07:56:20
BALIKPAPAN, Pada bulan Mei 1997 terjadi kerusuhan massal yang diberi nama Banjarmasin Kelabu yaitu pembakaran dan penjarahan dan saat itu Sat Brimob Polda Kaltim mengirimkan Pasukan satu Kompi dipimpi oleh Lettu Pol. SUGITO, pada tahun 1998 Dansatgas Brimob Tarakan diserahterimakan dari Lettu Pol. AMUSTIAN kepada Lettu Pol. JOKO PURNOMO, karena Lettu Pol. AMUSTIAN mendapatkan kesempatan masuk PTIK di Jakarta. Pada tahun 1998, Jabatan Dansat Brimob Polda Kaltim diserahterimakan dari Pgs. Mayor Pol. Drs. SUTRISNO kepada Letkol Pol. MERDEKANSYAH, untuk Realisasi Validasi Satuan Brimob Daerah Kaltim dari type C menjadi type B, selanjutnya di Polda Kaltim dengan adanya Validasi Brimob dibentuk dua Batalyon, Batalyon A berkedudukan di Balikpapan terdiri dari 6 (enam) Kompi, yakni : empat Kompi Senapan, Satu Kompi Markas dan satu Kompi Bantuan. Sedangkan Batalyon B berkedudukan di Samarinda karena belum ada tempat dan personil maka sebagai embrio diambilkan personil dari Batalyon A satu SSK, pada bulan Oktober 1998, Satbrimob Polda Kaltim berangakat mengamankan Sidang Istimewa MPR November 1998 di Jakarta yang dipimpin langsung Lettu Pol. DJOKO PURNOMO, selama satu bulan di Jakarta. Pada tanggal 15 Mei 1999 embrio Batalyon B Brimob di ibukota Samarinda diisi oleh Brimob satu SSK Batalyon A dipimpin oleh Lettu Pol. PAULUS WARSINO, pada tahun 1999, Jabatan Sat Brimob Polda Kaltim diserahterimakan dari pejabat lama Letkol Pol. MERDEKANSYAH, kepada pejabat baru Letkol Pol. Drs. ABDULLAH HAYATI, bersamaan dengan itu pada bulan Juli 1999, Sat Brimobda Kaltim mendapatkan kepercayaan kembali untuk melaksankan tugas pengamanan penentuan Jajak Pendapat di Timor Timur dipimpin oleh Lettu Pol. DJOKO PURNOMO, sebanyak 100 orang. Pada bulan Nopember 1999 Sat Brimobda Kaltim mendapat penghargaan kembali dalam penugasan di daerah Ambon dengan Sandi Operasi Kemanusiaan selama tujuh bulan dipimpin oleh Kapten Pol. PAULUS WARSINO yang sekarang menjabat Kasi Ops Batalyon B, pada bulan Desember 1999 telah menerima Bintara POLRI lulusan SPN Balikpapan sebanyak 100 orang kemudian langsung diberikan pelatihan DASAR BRIMOB di Sat Brimobda Kaltim selama dua bulan. Ditahun 2000, Jabatan Dansat Brimobda Kaltim diserahterimakan dari pejabat lama Letkol Pol. Drs. ABDULLAH HAYATI, kepada penggantinya Letkol Pol. Drs. WAGNER DAMANIK, pada bulan Mei 2000, Jabatan DAN SAT BRIMOBDA Kaltim diserahterimakan dari pejabat lama Letkol Pol. Drs. WAGNER DAMANIK kepada pejabat baru Letkol Pol. Drs. ROBBY KALIGIS. Selanjutnya pada bulan Pebruari 2000 Sat Brimob da Kaltim telah menerima Bintara Polri lulusan SPN Balikpapan dan SPN Mojokerto sebanyak 90 orang, kemudian langsung diberikan KEJURUAN DASAR BRIMOB POLDA KALTIM T. A. 2000/2001. Pada 27 Juli 2000 Sat Brimobda Kaltim mendapatkan perintah tugas suci dari pimpinan untuk berangkat BKO Polda Irian Jaya dengan Sabdi Operasi Kepolisian “SADAR MATOA 2000” sebanyak satu SSK (100 orang) dipimpin oleh Ajun Komisaris Polisi DJOKO PURNOMO, sedangkan wakilnya Wakil Komando Kompi INSPEKTUR POLISI DUA SUNARDI. Pada bulan Nopember 2000, Jabatan DAN SAT BRIMOBDA Kaltim diserahterimakan dari pejabat lama Letkol Pol. Drs. ROBBY KALIGIS kepada pejabat baru Letkol Pol. Drs. D. PRIATNA, H, guna realisasi tentang perubahan sattus Polda Kaltim dari type B menjadi type A, demkian juga Satbimobda Kaltim dari type B menjadi type A, sehingga Komandan satuan Bimobda Kaltim harus dijabat oleh seorang yang berpangkat Kolonel. Pada tanggal 22 Januari 2001 anggota Sat Brimobda Kaltim kembali mendapatkan kepercayaan Tugas Operasi CINTA MEUNASAH 2001 di Aceh sebanyak satu kompi (140 orang) dipimpin oleh Inspektur Polisi Dua DODY HERMAWAN. Pada tanggal 9 Januari 2001 menerima Bintara Lulusan SPN Balikpapan 30 orang dan 69 orang Tamtama Brimob dari Watukosek Jatim dan langsung dilakukan pengenalan lingkungan selama tiga minggu, pada tanggal 15 Januari 2001 Sat Brimobda Kaltim menerima empat perwira AKABRI atas nama: Iptu JOKO WINARTONO, Ipda X. T. L. NADEAK , Ipda JANUAR, Ipda RIZAL dan IPDA EKO YUDI. Pada tanggal 15 Januari 2001 Sat Brimobda Kaltim mengukir sejarah baru menerima empat BINTARA POLWAN pertama kali atas nama: Bribda MELIYANA ESTER, Bribda TRESTY WAHYUNI, Bribda RETTY YULIANTI dan Bribda ELVI MARLINA L. T dan tanggal 3 Mei 2001 penugasan Sat Brimobda Kaltim dengan Sandi “SADAR MATOA 2000” di Irian Jaya telah kembali ke Mako jumlah 100 oarang lengkap dipimpin oleh AKP DJOKO PURNOMO dan Wakilnya Ipda SUNARDI. Pada Tahun 2001, Jabatan DAN SAT BRIMOBDA Kaltim diserahterimakan dari pejabat lama Kombes POL Drs. D. PRIATNA, SH kepada Kombes POL Drs. ARIE SULISTYO, pada Tahun 2003, Jabatan KASAT BRIMOBDA Kaltim diserahterimakan dari pejabat lama Kombes POL Drs. ARIE SULISTYO kepada AKBP Drs. ARIF WACHJUNADI. Pada Tahun 2003, Jabatan KASAT BRIMOBDA Kaltim diserahterimakan dari pejabat lama AKBP Drs. ARIF WACHJUNADI kepada AKBP Drs. SARBINI, pada Tahun 2006, Jabatan KASAT BRIMOBDA Kaltim diserahterimakan dari pejabat lama AKBP Drs. SARBINI kepada AKBP Drs. H. ILHAM SALAHUDIN, SH M.Hum Pada Tahun 2007, Jabatan KASAT BRIMOBDA Kaltim diserahterimakan dari pejabat lama AKBP Drs. H. ILHAM SALAHUDIN, SH M.Hum kepada AKBP Drs. H. WAHYUDI HIDAYAT, pada Tahun 2008 Jabatan KASAT BRIMOBDA Kaltim diserahterimakan dari pejabat lama AKBP Drs. H. ILHAM SALAHUDIN, SH, M.Hum kepada AKBP Drs. HANDONO WARIH Pada tanggal 28 Nopember 2009 Jabatan KASAT BRIMOB POLDA KALTIM diserahterimakan dari pejabat lama AKBP Drs. HANDONO WARIH kepada AKBP Drs. LEO BONA LUBIS, dan kondisi Satuan Brimobda Kaltim sampai sekarang personilnya berjumlah 868 personil. max/bersambung
|