Pemkab Kukar Gelar Malam Amal Pray For Indonesia Dana yang terkumpul Rp.3,76 Miliar
2010-11-11 06:49:16
TENGGARONG, Bencana besar kembali melanda bangsa Indoneisa yaitu Banjir Bandang Wasior (Wamena Papua), dan Meletusnya Gunung Merapi (Jogyakarta) serta tsunami berkekuatan 7,2 SR di Mentawai (Padang, Sumatra Barat). Mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia dan meluluhlantakkan harta benda milik masyarakat. Sebagai bentuk perhatian dan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas apa yang menimpa saudara-saudara kita tersebut. Belum lama ini, tepatnya Minggu (7/11) yang lalu,Pemkab Kukar menggelar malam amal di Putri Karang Melenu, kecamatan Tenggarong Seberang. Malam amal yang diberi tema " Pray For Indonesia : Action For Mentaway And Jogyakarta ". Malam itu berhasil menghimpun dana sebesar Rp 3,765.725 Milliar, yang diperoleh dari unsur Muspikab Kukar, pengusaha, perusahaan swasta maupun stakholder yang ada di Kukar. Acara itu bertambah meriah dengan hadirnya artis ibu kota, seperti Krisdayanti, Group Band The Virgin, dan artis sinetron Sarah Azhari serta pendukung artis lainnya. Bupati Kukar Rita Widyasari S Sos MM dalam sambutannya, mengatakan gulungan ombak tsunami telah menerjang pantai Mentawai yang cantik dan eksotis hingga menelan korban kurang lebih 286 orang tewas. Kondisi tersebut belum termasuk mereka-mereka yang kehilangan rumah dan tempat-tempat mereka mencari nafkah. Hot blast atau semburan panas Merapi telah meluluh lantakkan sebagain wilayah di Jogyakarta, getarannya pun terasa hingga ke Jawa barat. 148 orang tewas merupakan gambaran bagaimana dahsyatnya gempa merapi. "Semua mata tertuju kedua tempat ini. Ada yang secara langsung mengorbankan dirinya untuk datang kesana sebagai relawan. Sebagian besar lagi dengan harta dan menginfaqkan niat doanya untuk membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita disana. Detik ini, bukan saatnya lagi kita mengembangkan perbedaan yang kita miliki yang membuat jurang dan melemahkan niat kita untuk membantu saudara-saudara kita. Jangan tanya apa agamanya, dari suku mana, ras kuning, merah atau hitam. Namun satukan perbedaan kita dalam kebersamaan, yaitu jiwa kebangsaan dan kenegaraan yang tinggi dalam satu atap Indonesia," tegasnya. Kembali Rita menegaskan, apakah bisa mengulang ego perbedaan dengan tsunami yang dahsyat. Atau dapatkah membakar nafsu sektoral dengan pijar lahar merapi. "Kalau bisa, itulah tujuan kita berkumpul di tempat ini." Pray For Indonesia ; Action For Mentaway and Jogyakarta ",jelasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Kukar HM Ghufron Yusuf, Ketua DPRD Kukar H Salehuddin, Kapolres Kukar AKBP Fajar Abdillah, Anggota DPRD Kaltim, Anggota DPRD Kukar, dan pejabat dilingkup Kukar lainnya.adv/hmp05
|