Pelajar Kaltim Ikut Debat Bahasa Inggris Tingkat Nasional2010-11-12 22:22:44
SAMARINDA–Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim akan mengirimkan pelajar dari beberapa sekolah tingkat atas (SMA) di Kaltim, untuk mengikuti lomba debat Bahasa Inggris tingkat nasional di Jakarta pada April 2011. “Disdik Kaltim akan mengirimkan pelajar yang terpilih sebagai juara Debat Bahasa Inggris tingkat provinsi untuk mengikuti di tingkat nasional. Lomba ini bertujuan untuk lebih membudayakan Bahasa Inggris bagi pelajar,” kata Kepala Disdik Kaltim H Musyahrim. Menurut dia, era globalisasi dan kebebasan informasi saat sekarang ini menuntut agar masyarakat mengetahui kemajuan teknologi dengan berbagai bahasa, khususnya Bahasa Inggris bagi pelajar. Diharapkan dengan kemampuan Bahasa Inggris, para pelajar lebih mengetahui, bahkan menguasai teknologi informasi. Selain itu, untuk meningkatkan kemampuan pelajar dalam berkomunikasi menggunakan bahasa universal. “Bahasa Inggris saat ini bukanlah menjadi bahasa yang sulit untuk dipelajari. Karena sudah menjadi bahasa universal, bahkan pendidikan sejak sekolah dasar sudah diajarkan. Nantinya pelajar Kaltim selain mengetahui tata aturan berbahasa, juga harus mampu berkomunikasi, bergaul dan berdebat menggunakan Bahasa Inggris,” harap Musyahrim. Sementara itu Kasi Peningkatan dan Tenaga Kependidikan Bidang Pembinaan SMP dan SMA Disdik Kaltim, Asli Nuryadin mengatakan debat Bahasa Inggis tingkat nasional merupakan agenda tahunan dari Kementerian Pendidikan Nasional dan sangat penting dilakukan di daerah untuk mengetahui kemampuan pelajar dalam penguasaan berbahasa Inggris. “Banyak sumber informasi dan ilmu pengetahuan yang mengunakan Bahasa Inggris. Karenanya, dengan pembelajaran bahasa tersebut di sekolah dan pengujian dengan debat Bahasa Inggris, tentu akan diketahui kemampuan penguasaan bahasa tersebut,” kata Asli Nuryadin. Juara Debat Bahasa Inggris Kaltim pada Oktober lalu, sebagai juara tingkat provinsi dan akan dikirim ke nasional, yakni best speaker Andre Raihan Koto Cham (SMA 1 Balikpapan), Zulva Fachrina (SMA 10 Samarinda), Brilliantika Fusi Nur Rahmasari (SMA 1 Samarinda), Yuni Azhari (SMA 10 Samarinda) dan Fachrial Saputra (SMA 3 Unggulan Tenggarong).mar/adv
|