Jembatan Penajam-Balikpapan Jadi Solusi

2010-11-13  01:12:47

BALIKPAPAN, Biasanya, pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit yang ada di Balikpapan adalah pasien yang menderita cukup parah, kalau yang dapat ditangani RSUD Penajam, pasti tidak harus diangkut ke rumah sakit yang ada di Balikpapan terutama kerumah sakit rujukan yakni RSUD Kanujoso Djatio Wibowo (RSUD-KD) atau beberapa rumah sakit lainnya, kalau pasiennya adalah mereka yang menderita penyakit yang harus ditangani secara cepat, pasti bisa fatal sebelum tiba di Balikpapan.
Tidak hanya itu, setiap hari terlihat antrean kendaraan baik di pelabuhan feri Kariangau maupun sdi pelabuhan feri Penajam dan untuk bisa masuk kapal feri masyarakat harus menunggu berjam-jam, termasuk ketika pemberangkatan jemaah haji yang dilakukan dari tahun ke tahun, tetap harus antre. Apalagi kalau pagi hari ada angkutan khusus BBM, ini tidak bisa digabung dengan penumpang umum.
Demikian dikatakan Tokoh Masyarakat Kaltim, H Andi Agoes, Y, SH,  dengan rencana pembangunan jembatan lintas teluk Balikpapan yang dicanangkan Bupati PPU, Andi Harahap, SSos, perlu mendapat dukungan penuh dari sermua lapisan masyarakat dan pemerintah.
"Karena hadirnya jembatan itu akan memberikan banyak kemudahan bagi kepentingan masyarakat tidak hanya masyarakat PPU dan Balikpapan tapi Kalimantan secara menyeluruh, serta dapat memecahkan solusi percepatan transportasi Balikpapan-PPU atau sebaliknya," katanya.
Menurut Andi Agoes, melihat lintasan dua daerah ini masih belum bisa cepat apalagi masih harus mengandalkan angkutan melalui kapal feri, ini membutuhkan waktu lama, padahal untuk urusan perawatan kesehatan, angkutan haji, angkutan BBM dan transportasi kebutuhan pokok membutuhkan waktu singkat.
, sedangkan jika kita harus melalui jembatan pulau Balang justru memakan waktu lebih "Jembatan lintas Teluk Balikpapan sudah sangat tepat, artinya untuk urusan bepergian dari dan ke Penajam melalui jembatan lintas teluk Balikpapan pasti hanya memakan waktu antara 20-30 menit, ini pasti akan lebih memudahkan masyarakat yang akan bepergian," katanya.
Kalau Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) dan Komisi XI DPR-RI sudah merestui dan mendukung perencanaan pembangunan jembatan itu. Jadi tidak ada alasan kalau kita masyarakat Kaltim tidak mendukung, demikian juga pemkab, Pekot yang ada di Kalimantan Timur harus mendukung penuh apalagi pembangunan jembatan itu tidak mengganggu APBN atau APBD provinsi maupun kota/kabupaten.
‘’Pembangunan jembatan lintas Teluk Balikpapan itu akan dibangun oleh investor, jadi tidak mengganggu pos anggaran baik APBN, APBD Provinsi, APBD kota/kabupaten, olehnya kita tidak dirugikan sebaliknya akan untung besar dengan hadirnya jembatan dimaksud,’’ terangnya menambahkan.max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...