Upacara Adat Kwangkai di Bentian Besar Resmi Ditutup

2010-11-17  23:07:44

SENDAWAR- Bupati Kutai Barat (Kubar) Ismail Thomas SH MSi menghadiri puncak upacara adat Kwangkai di Kampung Sambung, Kecamatan Bentian Besar, Jumat  (12/11) sore lalu. Acara adat Kwangkai ini ditandai dengan pemotongan kerbau. 
Dalam sambutannya, Ismail Thomas mengatakan bahwa upacara adat  ini harus terus dipelihara dan dikembangkan karena merupakan kekayaan adat budaya sempekat yang sangat erat di kalangan masyarakat Suku Tunjung dan Benuaq.  “Jangan hanya melihat kekayaan hanya dari tanah yang luas, mobil serta rumah yang mewah, tetapi adat budaya seperti inilah yang sangat penting untuk dipelihara dan dilestarikan. Ingat, kebudayaan adalah kekayaan yang harus dijaga,” katanya.
Acara tersebut dihadiri anggota DPRD Kubar Lucia Mayo, Camat Bentian Besar Ampeng, ketua panitia Tilet, Kepala Adat Bentian Besar Rusli, sejumlah kepala dinas, badan dan kantor  di lingkungan Pemkab Kubar.
Bupati mengimbau kepada Camat Bentian Besar agar segera membuat usulan membangun tower agar komunikasi di Kampung tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. “Tower penting untuk masyarakat di Kampung ini (Bentian Besar, Red.) agar pemuda-pemudi beserta semua warga dapat berkomunikasi dengan lancar,” katanya.
Tak hanya tower, dia juga meminta agar koperasi simpan-pinjam dapat terus dikembangkaN, sehingga ketika masyarakat ada keperluan mendesak dan membutuhkan dana bisa segera meminjam di koperasi. “Jadi ketika ada anak yang sakit atau harus membeli keperluan sekolah, para  orangtua bisa segera meminjam uang di koperasi,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyerahkan 1 buah kendaraan dinas berupa kepada Camat Bentian Besar. Tujuannya adalah untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian,  ketua panitia upacara adat Kwangkai  memberikan ccnderamata kepada Bupati Kubar berupa sebuah guci.
“Sekali lagi saya harapkan  agar masyarakat tidak meninggalkan adat budaya sempekat karena itu merupakan peninggalan leluhur yang harus terus di jaga dan dipelihara. Budaya sempekat adalah warisan nenek moyang, karena itu teruslah untuk melestarikan dan pelihara budaya adat ini,” tegas Bupati. (hms33)

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...