Wabah Malaria Mulai Serang Wilayah PPU2010-11-18 00:33:11
PENAJAM, Maraknya kasus malaria di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) khususnya di daerah endemik Sepaku, Sotek, Semoi, Sebakung, Pantai Lango, Gresik dan Maridan mengundang keprihatinan anggota DPRD PPU, selanjutnya masalah ini menjadi pembicaraan serius. Meski kasus malaria sudah lama ditemui di PPU, salah satu anggota Komisi III bidang Keuangan dan Pembangunan Sariman mengatakan, korban jiwa takkan terjadi apabila pihak-pihak terkait tanggap atas penyakit tersebut, dengan menyiapkan tenaga medis turun ke lokasi-lokasi. "Kami berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU bisa menempatkan tenaga medis yang ahli tentang malaria di daerah endemic, selama ini, warga yang terkena malaria banyak yang dirujuk ke Balikpapan atau Samarinda, padahal kalau kita sikapi masalah itu lebih awal dipastikan angka penderita tidak akan signifikan," kata Sariman, politisi muda PKS kepada wartawan baru-baru ini di Penajam.. Dia mengatakan, penyakit malaria ini sangat beresiko jika terlambat penanganannya, olehnya Dinas Kesehatan (Dinkes) harus mencarikan solusi agar kasus malaria bisa ditangani dengan cepat tanpa harus dirujuk ke Balikpapan atau Samarinda, apalagi kemajuan teknologi kesehatan saat ini cukup luar biasa, olehnya kita harus melibatkan berbagai pihak untuk masalah ini. Sementara itu, bagi pekerja di perkebunan sawit maupun perusahaan kayu, Sariman, mengimbau agar perusahaan itu dapat berperan aktif menyediakan klinik sebagai sarana penanganan malaria secara dini dan tempat tidur bisa dipasangkan kelambu, ini antisipasi termasuk pekerja perkebunan juga dibekali dengan tablet anti malaria sehingga kasus kematian akibat malaria dapat dihindarkan. "Harus ada penanganan awal, kasus kematian akibat malaria yang terjadi kan karena keterlambatan penanganan, yang saya tahu, untuk pekerja di Perkebunan dan perusahaan kayu tak mendapatkan jaminan kesehatan padahal sebenarnya jaminan kesehatan biasanya sudah dimasukkan dalam gaji bulanan," kata Sariman. Secara terpisah Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten PPU Hj Andi Ariani mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi tentang pencegahan kasus malaria di daerah-daerah endemik dan dalam waktu dekat ini. "Kami akan menyerahkan 43 ribu kelambu yang dibagikan kepada warga secara simbolis oleh Pak Bupati PPU Andi Harahap," tukasnya.max
|