Gubernur Serahkan Sapi Qurban di Masjid Islamic Center 2010-11-18 01:15:30
SAMARINDA–Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak, Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy dan Sekprov Kaltim H Irianto Lambrie menyerahkan sapi qurban untuk disembelih dan dibagi-bagikan dagingnya kepada mereka yang berhak. Penyerahan kepada panitia dilakukan seusai shalat Idul Adha di Masjid Islamic Center Samarinda, Rabu kemarin. Sementara itu dalam amanatnya sebelum shalat Ied, di hadapan ribuan jamaah Gubernur mengatakan, ibadah qurban, secara harfiah dalam Bahasa Arab berarti mendekatkan. Hal ini dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada sesama manusia. Maka, ibadah Qurban mencerminkan pentingnya kepedulian dan empati umat Islam. “Saat ini pengertian ibadah qurban itu sangat relevan, ketika kita melakukan penyembelihan hewan qurban dan membagikan dagingn untuk orang miskin, mereka yang kurang beruntung, mereka yang sengsara maupun yang tidak memiliki sumber daya finansial,” kata Gubernur. Islam ujar Gubernur, merupakan agama yang sarat dengan ajaran kasih sayang, kesetiakawanan, solidaritas sosial, keberpihakan pada fakir miskin. Bahkan, Agama Islam tidak mengajarkan kekerasan, apalagi kebencian bagi pemeluk agama lain. Selain itu, hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa paling utama dari hakikat qurban, yakni sejauh mana tingkat kepasrahan, ketaatan dan ketabahan seorang hamba dalam menjalani ajaran yang ditetapkan Allah SWT. Riwayat Hari Raya Qurban, yaitu berawal ketika Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih putra tersayangnya, Nabi Ismail. Tapi karena didasari jiwa yang pasrah dan ketaatan yang tinggi terhadap perintah Allah, serta menganggap ini merupakan ujian bagi ketabahan hati, maka perintah itu dilaksanakan. “Melalui momentum Hari Raya Idul Adha atau Idul Qur’ban ini, marilah kita menundukkan kepala, menadahkan tangan meminta ampun, menyadari dosa-dosa dan kekhilafan yang diperbuat untuk kembali menjadi insan yang fitri. Kita tingkatkan persatuan dan kesatuan, partisipasi terhadap pembangunan, tingkatkan kepedulian, solidaritas dan harmonisasi umat, serta antar umat beragama, sehingga tercipta kedamaian, keamanan dan ketertiban dalam masyarakat Kaltim,” ajak Awang Faroek. Sementara itu Kepala Bagian Kesehatan Mental Spiritual Biro Sosial Setprov Kaltim H Syahril mengatakan untuk tahun ini Pemprov Kaltim melalui Biro Sosial telah menyalurkan bantuan hewan kurban 43 ekor sapi bagi masjid dan langgar (mushola) di Kota Samarinda. “Tahun ini Pemprov Kaltim tetap menyalurkan bantuan hewan kurban berupa sapi, tapi terbatas jumlahnya dan sesuai hasil seleksi. Karena yang diberikan bantuan tersebut hanyalah masjid maupun mushola yang berada di daerah pinggiran kota Samarinda saja,” kata H Syahril. Tujuan pemberian bantuan tersebut agar masyarakat yang berada dipinggiran kota ini dapat ikut merasakan keberkahan dan kemeriahan Hari Raya Qurban atau Idhul Adha. Karena masih banyak warga yang berada di lingkungan masjid maupun mushola yang kurang mampu. Namun demikian, jumlah bantuan hewan kurban yang diberikan untuk tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan karena jumlah pemohon sedikit, selain itu juga diprioritaskan pada kawasan tertentu saja.(mar)
|