Kaltim Jadi Pusat Informasi Kebudayaan Borneo2010-11-19 06:37:54
SAMARINDA-Kepala Badan Perpustakaan Daerah Kaltim, H Syarifuddin Pernyata melalui Kepala Bidang Informasi dan Otomasi, Taufik, menjelaskan, perpustakaan Nasional RI menetapkan Kalimantan Timur sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellent) dalam bidang pengelolaan Informasi Kebudayaan Borneo. "Pusat Keunggulan kebudayaan lokal di Indonesia dibagi dalam beberapa wilayah, yaitu Provinsi Riau sebagai Pusat kebudayaan Melayu, Jawa Tengah sebagai pusat kebudayaan Jawa, Bali meliputi Nusa Tenggara Barat dan Timur, Sulawesi Selatan menjadi pusat kebudayaan Sulawesi dan Papua Barat sebagai Pusat kebudayaan Papua serta Kaltim sebagai pusat kebudayaan Borneo, yang meliputi provinsi Kalsel, Kalteng, dan Kalbar,"papar Taufiq kepada media ini Kamis (18/11). MenurutnyaPenetapan Kaltim dan daerah lain sebagai Center of Excellent kebudayaan lokal merupakan implementasi dari inisiatif pembangunan World Digital Library (WDL) yang dibahas dalam Badan Dunia yang membidangi Kebudayaan dan Pendidikan (Unesco) Expert Meeting on the World Digital Library. “Dipilihnya Kaltim oleh Perpustakaan Pusat karena kemampuan Perpustakaan Daerah Kaltim dalam mengembangkan sistem digital dalam pelayanan keperpustakaannya yang telah dilakukan sejak Mei 2010 lalu. Selain itu dukungan Pemerintah Provinsi yang sangat besar terhadap perkembangan perpustakaan,” jelasnya. Taufik menambahkan, selain dukungan Pemprov KAltim yang sangat besar, alasan penunjukkan Kaltim karena kesiapan sarana dan prasarana pendukung, seperti kesiapan perangkat teknologi informasi dan komunikasi, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kecendrungan perpustakan manual beralih kepada perpustakaan digital. “Dengan ditunjuk menjadi Pusat Kebudayaan Borneo, Perpustakan Daerah berkewajiban mengumpulkan cerita rakyat, naskah kuno, kuliner dan adat istiadat, kesenian lokal, dan lain-lain dari semua provinsi di Kalimantan untuk dikumpulkan dalam bentuk digital,” ujarnya.mar
|