PSK Solong Diajak Beli Kaplingan Tanah

Tidak Selamanya Muda dan Mulus

2010-11-19  06:43:33

SAMARINDA—Keberadaan para Pekerja Seks Komersil (PSK) di kota Samarinda yang berada di lokalisasi, salah satunya di lokalisasi Bandang Raya Solong kelurahan Mugirejo, Samarinda Utara, tentunya tidak akan selamanya ‘jualan’ dalam memenuhi kebutuhan hidupnya di lokalisasi tersebut. Oleh karena itu perlu memiliki investasi sebagai bekal di masa mendatang.
“Ibu-ibu tentunya tidak akan selamanya di sini. Oleh karena itu harus pintar menyimpan uang. Jangan dapat hari ini, habis juga hari itu. Kalau bisa uangnya ditabung, atau bisa juga dibelikan sesuatu berharga seperti emas hingga kaplingan tanah,” ujar kepala Dinas Kesejahteraan Sosial H Sulaeman Sade saat penyuluhan sosial bagi PSK dan kunjungan Silaturahmi Tim Pembinaan dan Penanggulangan Pekerja Seks Komersial (TP-PPPSK) kota Samarinda di lokalisasi Bandang Raya Solong, Selasa (16/11).
Sulaeman menyebut jika dibelikan tanah kaplingan dengan cara mencicil, tidak akan memberatkan. “Dicicil Rp 250 sampai 500 ribu per bulan, tidak terlalu mahal,” ucap Sulaeman yang pernah menerapkan pola ini saat memimpin Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP).
Bekal lainnya, lanjut Sulaeman, instansinya juga akan memberikan pembekalan tata boga dan rias kecantikan pada tahun 2011 mendatang. “Warga di sini juga warga Samarinda, yang perlu dibina dan diperhatikan,” ujar Sulaeman yang juga ketua Harian TP-PPPSK Samarinda.
Kemudian soal kesehatan, Sulaeman mengingatkan supaya diutamakan terutama dalam menekan penyebaran penyakit kelamin hingga virus HIV/AIDS. “Kalau tamu tidak mau pakai kondom, coba dirayu supaya pakai kondom,” tuturnya.
Disamping masalah keamanan tak luput dari arahannya. Warga lokalisasi setempat diingatkan supaya menjaga keamanan. “Saya tidak ingin mendengar ada keributan maupun kasus narkoba. Jika sampai terjadi keributan, tentunya akan mengundang pemerintah datang ke sini, dan tidak mustahil lokalisasi ini akan ditutup. Akhirnya yang semua warga di sini, padahal yang melakukan hanya beberapa oknum saja,” tandasnya.
Masih dalam kesempatan itu, Sulaeman mengingatkan warga di sini yang beragama Islam supaya melaksanakan shalat 5 waktu sebagai modal akhirat.
Sementara ketua Umum TP-PPPSK yang juga Asisten III Sekretaris Daerah H Ridwan Tasa dalam sambutannya menyebut soal tanah kaplingan tadi merupakan ude cemerlang.
“Saya yakin semuanya di sini tidak berkeinginan selamanya di sini. Ingin punya masa depan lebih baik yang lebih baik. Jadi diusahakan miliki tabungan sebelum pensiun. Ibu-ibu di sini, semuanya tidak akan mulus dan cantik selamanya, palingan 2 tahun hingga 5 tahun kedepan akan keriput. Jualan sudah tidak laku. Jadi persiapkan diri menatap masa depan,” pungkasnya.(hms2).

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...