Warga Bentian Besar Akhirnya Menikmati Air Bersih2010-11-2009:43:27
SENDAWAR – Warga Kampung Dilang Puti, Kecamatan Bentian Besar, Kutai Barat (Kubar) akhirnya bisa merasakan air bersih, setelah pengerjaan instalasi oleh PT Trubaindo melalui Departement Community Relations selesai dan diresmikan Wakil Bupati Kubar Didik Effendi 25 Oktober lalu. Pembangunan sarana air bersih ini telah dibicarakan sejak Juli 2009, namun realisasi baru dimulai November 2009, setelah masyarakat Bentian menyatakan setuju dengan desain dan sistem air bersih. ”Pendanaan sarana air bersih ini diambil dari dana Comdev tahun 2010 dengan estimasi awal sebesar Rp 1,5 miliar mencakup 3 kampung di Kecamatan Bentian Besar yakni Kampung Penarong, Dilang Puti dan Suakong,” ujar Project Leader, Samuelson. Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur sarana air bersih tersebut menggunakan tenaga setempat, baik dalam pembuatan tempat penampungan air utama, tempat tandon distribusi, serta pemipaan. ”Kebijakan ini diambil dengan maksud ada keterlibatan aktif dari masyarakat dalam proyek sehingga dapat menjadi kebanggaan warga,” papar Samuelson. Pemikiran awal adalah menggunakan sistem sumur bor, sistem gravitasi, namun setelah melalui banyak inspeksi ke lapangan dan berkonsultasi dengan berbagai pihak, akhirnya diambil alternatif menggunakan Sungai Lawa sebagai sumber air. Menggunakan sumber air dari Sungai Lawa katanya, juga tidak mudah karena kondisi air Sungai Lawa cukup keruh dan debit airnya berfluktuasi. ”Pada musim hujan dapat menggenangi kampung-kampung yang dilaluinya, namun pada musim kemarau posisi air sungai jauh di bawah bibir sungai, jadi memerlukan pemikiran matang untuk mengatasinya,” imbuhnya. Inilah yang membuat proses realisasi air bersih memakan waktu cukup lama. ”Untuk kondisi air banjir hal ini mudah diatasi, namun untuk musim kemarau dimana air sangat dangkal dan jauh maka Team CD mengambil beberapa alternatif,” ujarnya. Alternatif pertama menempatkan pompa air di atas rakit guna memompa air ke daratan dimana air akan ditampung dan alternatif kedua adalah menempatkan pompa di tebing sungai Lawa dan menyedot air dari sungai untuk di tampung di tempat penampungan.Namun akhirnya Team CD memutuskan menempatkan pompa di tebing sungai karena lebih aman. Pompa yang digunakan harus memiliki kekuatan cukup besar untuk menyedot air. ”Desain proyek sarana air bersih Bentian Besar ini terlebih dahulu kami presentasikan di depan aparat kampung dan tokoh masyarakat,” katanya.Untuk menjamin kualitas air , pihak perusahaan akan menggunakan teknologi penyaringan air yang berkualitas sehingga air layak dikonsumsi. ”Meskipun saat ini baru Kampung Dilang Puti yang telah menikmati air bersih, Team CD bertekad untuk menyelesaikan secara menyeluruh semua proyek sehingga dapat berfungsi dan berguna bagi masyarakat,” tegas Samuelson. ***
|