Sumber Mata Air Sempadan Lengkapi Obyek Wisata Berau2010-11-20 15:18:18
RASANYA kurang lengkap jika wisatawan tidak menginjakkan kaki di obyek wisata Mata Air Sempadan Kampung Tembur. Mata air Sempadan ini letaknya tak jauh dari pemukiman warga. Untuk melindungi keasliannya, di bibir sumber mata air ini tertulis beberapa larangan yang harus dipatuhi oleh warga setempat maupun pengunjung. Mungkin bagi kebanyakan orang masih terasa asing mendengar nama sumber mata air Sempadan yang terletak di Kampung Tembudan itu. Namun bagi pecinta panorama keindahan alam ini, nama mata air yang dijadikan oleh warga setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari ini bukan hal yang baru. Selain panorama alamnya cukup asli, keindahan alamnya cukup mengundang selera pelancong yang ingin memanjakan dirinya berlama – lama menikmati alam sekitarnya, termasuk menceburkan diri di sumber mata air ini. Sumber mata air Sempadan ini dketahui airnya cukup jernih dan cukup dingin, meski di siang bolong. Bahkan kejernihan dasar sumber mata air terlihat jelas jika dlihat dari kasat mata, tak terkecuali liak – liuknya berbagai jenis ikan yang menghuni sumber mata air itu. Karenanya tak heran jika selama ini warga Tembudan atau Lenggo tidak terlalu repot dengan masalah air bersih, kendati di daerah itu belum tersedia sarana air bersih dari PDAM. Pasalnya, sumber mata itu lebih jernih dari air PDAM, bahkan jernihnya kurang lebih seperti air menineral yang dijajahkan di pasaran. Uniknya lagi, kendati musim kemarau telah tiba, sumber mata air ini tak pernah surut. Begitu pula sebaliknya, meksi musim penghujan tiba, air ini tetap terlihat jernih. Untuk itu, agar sumber mata air ini tidak terkontaminasi dari prilaku manusia, di areal itu tertulis di larang berkebun atau berladang, dan menebang pohon di sekitar areal tersebut. “ Inilah sumber mata air yang menjadi tumpuhan nkebutuhan kami se hari – hari, untuk masak, minum, mandi dan kebutuhan lainnya. Karena itu kami sangat menjaga keasliannya,” kata Abdul Kodir salah seorang warga yang sudah lebih 20 tahun bermukim di Kampung Tembudan. Dirinya mengusulkan kepada Pemkab Berau agar daerah sumber mata air Sempadan ini dijadikan daerah wisata, agar dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar dan pendapatan asli daerah (PAD). Mengingat sumber mata air ini banyak keunggulannya, dan tidak dimiliki oleh daerah atau Kecamatan lain. “Losmen di daerah sini ada, tinggal menambah sarana dan prasarana saja di sekitar sumber mata air itu. Jadi wisatawan yang berkunjung ke daerah ini bisa makin betah,” usulnya. ( Wanda Nunung Fachrurroziz).
|