Hasil Musrenbangdes Harus Masuk dalam APBD 20112010-11-20 15:41:48
TENGGARONG-Program pembangunan infrastruktur di desa dan kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara yang akan diwujudkan melalui APBD 2011 mendatang hendaknya dapat memberikan manfaat besar kepada masyarakat. Usulan yang diperjuangkan untuk masuk dalam anggaran nantinya pun sewajarnya disesuaikan dengan hasil pembahasan Musrenbangdes (Musyawarah Rencana Pembangunan Desa). Hal tersebut disampaikan Anggota Fraksi PAN DPRD Kukar Sudirman kepada Poskota Kaltim, menanggapi masa proses pembahasan anggaran 2011 antara Pemerintah Kukar dan DPRD yang tengah berlangsung akhir-akhir ini.“Kita berharap hasil Musrenbangdes menjadi acuan untuk masuk dalam program skala penting yang dibahas oleh pemerintah dan DPRD pada APBD 2011 mendatang,” ungkap Sudirman. Menurut Sudirman, hasil Musrenbangdes merupakan suatu kesepakatan yang memang menjadi kehendak dan harapan masyarakat, sehingga tetap untuk diperjuangkan masuk dalam APBD Kukar. Ada beberapa hal penting dalam hal program pembangunan yang biasanya diharapkan masyarakat bisa terealiasi, yakni masalah pembangunan infrastruktur jalan.“Seperti masyarakat yang berada di Desa Tanjung Harapan Samboja, mereka berharap sekali pembangunan jalan dapat masuk dalam APBD 2011, karena diakui kondisi jalan di desa tersebut banyak yang rusak dan perlu perhatian pemerintah,” papar Sudirman. Apalagi jika dikaitkan dengan komitmen Pemerintah Kukar yang akan memprioritaskan pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan desa ke kecamatan dan kecamatan ke kabupaten, ini tentu selaras dengan harapan masyarakat. “Dengan adanya pembenahan dan pembangunan jalan secara baik, saya yakin akan turut berpengaruh terhadap kemajuan perekonomian masyarakat di Kutai Kartanegara,” kata Sudirman. Selain hasil Musrenbandes, lanjut Sudirman, hasil reses para anggota dewan selama tahun 2010 itu juga menjadi catatan penting yang perlu juga harus diperjuangkan dalam pembahasan anggaran nantinya, sebab reses dilakukan dengan bertatap muka langsung dengan masyarakat sehingga mengetahui apa yang memang menjadi aspirasi masyarakat. “Pada intinya untuk program pembangunan lebih condong untuk program pembangunan jalan, karena jalan sebagai urat nadi dalam meningkatakan ekonomi masyarakat. Tidak hanya diwilayah pesisir Kukar, diwilayah tengah maupun di ulu mahakam juga saya yakin pembangunan jalan menjadi dambaan warga, apalagi dengan kondisi jalan baik masyarakat wilayah ulu akan dengan mudah untuk mencapai ke kota atau kabupaten, yang selama ini ditempuh dengan melalui jalur sungai dengan memakan biaya yang tak sedikit,” ungkap Sudirman. awi
|