Harga Ikan Laut di Samarinda Turun2010-11-22 05:43:06
SAMARINDA-Mungkin karena persediaan daging usai hari raya kurban masih banyak, harga Ikan laut di pasar-pasar di Samarinda menjadi murah. Bahkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Jl Lumba-lumba ada hampir 10 kapal nelayan belum bisa bongkar. "Kita masih menunggu, soalnya kapal yang bongkar minggu dini hari hanya mampu membongkar 4 kapal," kata Daeng Andi, nelayan asal Kota Baru Kalsel yang menjual ikan dagangannya ke Samarinda. Daeng mengaku bahwa dibeberapa tempat di Kaltim semuanya penuh. Di Samarinda berdasarkan informasi dari radio SSB yang ada diatas kapal tidak masuk. Namun, ternyata ketika sampai di TPI harus antri hingga belasan kapal. "Ya, terpaksa antri dari pada keluar lagi," kata Andi. Soal kualitas ikan yang ada di kapalnya, Andi mengatakan jika lebih dari 4 hari, maka harga ikan akan turun. Namun ia itu bagian dari resiko para nelayan. Mengenai muatan ikan yang dibawanya, Andi mengatakan ikan layang yang biasanya dijual Rp5000/ kilo menjadi Rp3000/ kilo. Begitu juga tongkol yang dijual Rp5500/kilo menjadi Rp3000/kilo. Harga jual yang jatuh lanjutnya, tentu tidak akan menutupi pengeluaran sebelum berlayar yakni pengeluaran beli BBM Rp9 juta, es batu Rp4 juta, dan perbekalan sebesar Rp2,3 juta. "Pengeluaran itu digunakan untuk 1 minggu, jika satu minggu tidak ada hasil maka kerugian yang dialami nelayan sebesar itu," kata Andi. Belum lagi, kata dia, persaingan dilaut, alat-alat yang dibawa para nelayan juga semakin canggih. Contohnya, para nelayan yang ada berasal dari Jawa Timur umumnya dilengkapi berbagai fasilitas pemancingan yang canggih. Selain kapal yang representatif untuk lokasi pemancingan diperairan disekitar pulau Kalimantan, alat pancing yang digunakan juga sangat modern. "Kadang kala jika tidak ada tangkapan, atau tangkapan minim para nelayan yang berasal dari daerah ini terpaksa membeli ikan diatas kapal asal Jawa Timur itu," jelas Andi. Disinggung mengenai perhatian pemerintah terhadap nasib para nelayan, Andi mengaku masih lemah, hal ini terlihat masih sulitnya para nelayan mendapatkan BBM dengan harga yang murah. M4n
|