Percepat Perwujudan Masyarakat Sejahtera Berkeadilan2010-11-23 04:36:25
TENGGARONG – Sesuai visi dan misi Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja) sebagai paradigma pembangunan Kutai Kartanegara untuk lima tahun ke depan, merupakan pola pikir dan pola bekerja untuk mempercepat terwujudnya masyarakat Kukar yang sejahtera dan berkeadilan. Hakekat dari Gerbang Raja adalah gerakan pembangunan yang dilaksanakan benar - benar untuk kepentingan masyarakat, intinya adalah hak rakyat untuk sejahtera (HARUS). Dengan makna HARUS, diharapkan adanya akselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat, yakni tercukupinya kebutuhan lahiriah dan batiniah serta tidak adanya diskriminasi dan adanya hak serta kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam berbagai bidang pembangunan. Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari menyampaikan hal itu saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Kukar Tahun 2011-2015 di Aula Kantor Bappeda, Senin (22/11). Dijelaskan, Gerbang Raja berlandaskan pada penerapan prinsip dasar dan nilai - nilai pemerintahan kabupaten yang baik dan bersih, dalam artian, tata kelola pemerintahan harus dijalankan secara profesional, akuntabel dan transparan dengan mengedepankan partisipasi masyarakat yang berlandaskan asas kerakyatan, relegi, keadilan, kesetaraan, keragaman dan demokrasi. Masyarakat yang bersatu, maju, mandiri, makmur dan sejahtera. Atas prinsip dasar dan tata nilai tersebut kemudian ditetapkan visi yang hendak dicapai, yakni menuju terwujudnya masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dan berkeadilan. "Untuk mewujudkan visi ini dibutuhkan sifat kearifan bersama untuk berbuat, karena visi merupakan sumber inspirasi, motivasi dan kreativitas yang mengarahkan proses penyelenggaraan kehidupan menuju masa depan yang dicita - citakan," kata bupati. Bupati dalam kesempatan itu juga menyampaikan beberapa hal yang menjadi dasar strategi pembangunan yang harus diwujudkan dalam lima tahun ke depan, diantaranya meningkatkan pemerintahan dengan menitik beratkan pada motivasi dan pengawasan pelaksanaan Good Governance, meningkatkan kualitas dan daya saing menuju SDM yang unggul, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal lain yakni menumbuhkan sentra perekonomian dan pengembangan usaha rakyat dengan tetap menjaga iklim investasi dalam kerangka penciptaan lapangan kerja, meningkatkan sumber - sumber pendapatan dan pengembangan potensi serta daya saing agribisnis, industri dan pariwisata. Kemudian meningkatkan pemerataan infra stuktur pembangunan untuk menjangkau layanan fasilitas umum, baik secara kualitas maupun kuantitas serta menetapkan penyelenggaraan pembangunan berwawasan lingkungan dan pelestarian sumber daya alam sekaligus meningkatkan peran dan partisipasi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. yd
|