Pembahasan APBD Kaltim 2011 Alot

2010-11-23  05:41:26

SAMARINDA–Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kaltim Tahun Anggaran 2011, yang digelar Senin (22/11) di Gedung DPRD Kaltim antara Badan Anggaran (Banggar) legislatif dan eksekutif berlangsung alot. Bahkan rapat yang dmulai pukul 10.00 wita hingga 17.30 wita belum menemukan kesepakatan tentang pos anggaran prioritas.
Ketua Fraksi PKS yang juga anggota Banggar Dewan, Zainal Haq mengaku bahwa pembahasan anggaran tersebut mengalami perdebatan yang alot antara eksekutif dan legislatif. “Masih ada yang belum kita sepakati dalam beberapa pembahasan tadi itu. Makanya, pembahasan anggaran kita skor sampai besok (hari ini, red),” aku Zainal Haq kepada Poskota Kaltim, sesaat sebelum meninggalkan kantor dewan, (22/11) kemarin.
Dikatakan pula, perdebatan tersebut terkait dengan pos-pos anggaran prioritas yang teralokasikan dalam RAPBD untuk disahkan menjadi APBD. Salah satunya yakni, tentang anggaran proyek-proyek multiyears contract. “Kan perlu dilakukan rasionalisasi alokasi anggaran yang diusulkan oleh pemerintah, termasuk juga merasionalisasi anggaran yang diusulkan dewan,” ujarnya.
Selain itu imbuhnya, yang menjadi perbedatan juga terkait alokasi anggaran bantuan keuangan untuk kabupaten/kota. Seperti yang diusulkan oleh beberapa kabupaten/kota di kawasan Utara Kaltim yang mengajukan sekitar Rp100 miliaran, tetapi pada pembahasan anggaran bersama eksekutif, akan dilakukan rasionalisasi. “Nah tentang bantuan keuangan atau subsidi ke kabupaten/kota itu juga yang belum menemukan kesepakatan dengan pemerintah. Makanya akan terus kita godok,” ucap Zainal.
Zainal berharap, bahwa usulan anggaran tersebut nantinya selain benar-benar mencerminkan pada kebutuhan masyarakat, juga berbasis kinerja. Sehingga, anggaran yang disahkan kemudian mampu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kaltim. “Ya kita ingin mengawal anggaran ini lah agar benar-benar untuk masyarakat. Karena ini bagian dari tanggunjawab moral kami sebagai wakil rakyat,” terangnya.
Berbeda dengan Zainal, anggota Banggar lainnya, Waris Husin justeru mengaku bahwa perdebatan dalam pembahasan anggaran merupakan hal yang wajar. “Kan biasa saja berdebat di pembahasan anggaran itu. karena semua ingin mengarah pada konteks rasionalisasi anggaran,” singkat Waris.
Bahkan ia menegaskan, penetapan RAPBD menjadi APBD Kaltim 2011 akan sesuai waktu yakni tanggal 29 November mendatang. “Masih ada waktu lah. Besok kan masih terus dibahas setidaknya sampai hari Kamis nanti (25/11). Nah, tanggal 29 langsung kita sahkan,” ucapnya.
Sementara, Bendahara Fraksi Hanura-PDS, Mudiyat Noor mengaku kecewa terhadap beberapa pemangkasan anggaran DPRD Kaltim oleh pemerintah. Kendati belum final imbuhnya, namun dari usulan dewan untuk anggaran sekretariat dan DPRD sebesar Rp132 miliar, kemungkinan hanya akan disetujui Rp100 miliar saja. fer

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...