Pelantikan Walikota Samarinda Diwarnai Unjuk Rasa2010-11-24 05:23:50
SAMARINDA-Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Samarinda Syaharie Jaang-Nusyirwan Ismail, Selasa (23/11) di Stadion Sempaja diwarnai aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa, yang mengatasnamakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Samarinda. Pengunjuk rasa dalam orasinya di depan pintu masuk Stadion Sempaja meminta Walikota dan Wakil Walikota yang baru dilantik agar dapat menuntaskan berbagai permasalahan sosial ditengah-tengah masyarakat. Misalnya, dampak sosial dan lingkungan akibat penambangan batubara di Samarinda. Mereka juga mengingatkan Syaharie Jaang dan Nusyirwan supaya menepati janji-janjinya kepada masyarakat Samarinda saat kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada). "Kami minta Walikota baru lebih serius dan komitmen yang dijanjikan kepada rakyat bisa ditepati," kata Kordinator Aksi Samsul Alam, Selasa (23/11). Pengunjuk rasa juga menuntut kepada Walikota dan Wakil Walikota dapat meninjau ulang izin Kuasa Penambangan (KP). Sebab, salah satu penyebab utama banjir di Samarinda adalah aktifitas penambangan batubara. Enam tuntutan, yang disampaikan pengunjuk rasa diantaranya meminta menutup tambang bermasalah dan menindak tegas pelaku tambang yang curang serta para mafia tambang. Lalu, melakukan tindakan pengendalian banjir, memprioritaskan pembangunan pro rakyat, dan menuntaskan segera masalah tata kota. Kemudian, menuntaskan jalan-jalan rusak dan berdebu. Serta, meminta segera memperbaiki pelayanan PDAM yang buruk. Usai berorasi dan membagikan selebaran sejumlah, pegunjuk rasa membubarkan diri. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...