Eceng Gondok Jadi Media Tanam Jamur Tiram2010-11-25 05:07:28
TENGGARONG- Kajian Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kukar, Eceng Gondok bisa dimanfaatkan sebagai media tanam budidaya jamur tiram putih. Untuk itu, dalam rangka mengembangkan pemanfaatan eceng gondok sebagai media tanam jamur, Balitbangda Kukar menggelar seminar kajian tentang pemanfaatan eceng gondok tersebut dua hari lalu di ruang rapat kantor Balitbangda. Seminar tersebut diikuti oleh perwakilan kelompok tani dari beberapa kecamatan se Kukar, serta dari instansi terkait. Narasumber pada seminar tersebut yaitu dari Universitas Mulawarman dan dari Balitbangda Kukar. Hermawan mengatakan, kajian terhadap manfaat enceng gondok untuk pengembangan pertanian, mengingat salah satu arah pemabangunan Kukar yaitu pengembangan pertanian dalam arti luas akan berdampak pada kegiatan teknologi pertanian dan berbagai inovasi lainnya. Sehingga perlu dipikirkan bagaimana mengembangkan inovasi pertanain termasuk dalam hal pemanfaatan eceng gondok sebagai media tanam. Dengan sentuhan penelitian dan analisa, diharapkan pemanfaatan enceng gondok ini mampu memberikan konstribusi peningkatan nilai gulma yang akan menjadi produk utama atau turunan. Sehingga memberikan manfaat pada peningkatan ekonomoi masyarakat. Dipilihnya jamur tiram putih sebagai produk turunan dari eceng gondok yang sudah diproses menjadi media tanam, karena prospek jamur tiram putih sangat menjanjikan. Menurut Hermawan, saat ini kebutuhan pasar akan jamur tiram yang dikenal akan kandungannya yang bermanfaat bagi tubuh memang belum terpenuhi.Harga jualnya pun cukup tinggi yaitu antara Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu per kg nya. "Dari proses penyiapan media hingga bisa dipanen tak begitu lama, yakni kurang lebih tiga bulan saja," katanya. Untuk diketahui, enceng gondok (Eichhornia Crassiper Mart Solm) yang dalam bahasa daerah Kutai disebut dengan Kumpai, selama ini dipandang sebagai gulma pengganggu yang tak bermanfaat. Eceng gondok yang tumbuh liar dimedia air tawar memang sangat banyak didapatkan di sungai Mahakam, serta dua danau besar di Kutai Kartanegara (Kukar) yaitu Danau Semayang dan Melintang. Tak jarang keberadaan Eceng gondok dalam jumlah besar sangat mengganggu aktifitas warga, misalnya mengganggu lalu lintas perairan, mengancam rusaknya karamba, serta mengotori perairan. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...