Pemupukan Disesuaikan Kondisi Tanah2010-11-25 05:08:31
TENGGARONG – Komoditas sektor perkebunan, yakni kelapa sawit di Kutai Kartanegara cukup berpotensi dan pertumbuhannya cukup menjamur. Namun disayangkan produksinya yang ternyata masih belum maksimal. Kepala Balitbang Kukar, Hermawan mengatakan, tidak maksimalnya produksi kelapa sawit tersebut disebabkan kurangnya perawatan terutama pemupukan untuk kesuburan tanah. Permasalahanya karena pemupukan yang tidak disesuaikan dengan kondisi tanah. Hal yang sama juga terjadi pada komoditi tanaman karet yang juga banyak dikembangkan petani di Kukar. Menurut Hermawan, ada pemahaman yang keliru bagi kebanyakan petani kebun yaitu dalam penggunaan pupuk secara rasional dan berimbang sesuai kondisi lahan sebagai media tanam. Pemupukan, kata dia, harus dikelola dengan baik sehingga dapat menjamin tercapainya tujuan pemupukan. Namun diakui pula, biaya pemupukan merupakan salah satu komponen biaya produksi yang besar. Yaitu sekitar 40 hingga 60 persen dari biaya perawatan atau sekitar 20 persen dari total biaya produksi. Karena itu, upaya peningkatan efektifitas dan efisiensi pemupukan sangat penting dilakukan. hal itu diungkapkan Hermawan saat membuka seminar kajian pemupukan komoditas karet dan kelapa sawit, di Kantor Balibang dua hari lalu. Dikatakan, kajian terhadap kurangnya produktifitas hasil kedua komoditas unggulan di Kukar itu dilakukan pihaknya bersama peneliti dari Unmul pada September lalu. Ada 5 wilayah sentra produksi yang menjadi sasaran pentelitian yaitu di Muara Badak, Muara Kaman, Marangkayu, Kembang Janggut dan Kota Bangun. Disebutkan, dari lima sentra produksi kedua komoditas dimaksud, setelah diteliti ternyata kondisinya belum memuaskan. Hasil analisis laboratorium di sentra tersebut berdasarkan status kesuburan tanahnya ternyata secara umum sangat rendah hingga sedang. Karena kandungan kimawi di dalam tanah terutam unsure hara sangat tipis sementara aluminium lebih mendominasi akibatnya pertumbuhan tanaman menjadi terganggu. Oleh sebab itu jalan keluar yang baik dan perlu dilakukan adalah dengan pemupukan yang tepat sesuai dengan kondisi tanah yang dihadapi. Hasil kajian akan direkomendasikan kepada instansi terkait. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...