Disperindagkop Kaltim Latih Sarjana Kewirausahaan2010-11-25 05:14:27
SAMARINDA–Kepala Disperindagkop UMKM Kaltim, HM Yadi Sabianoor mengatakan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia bekerjasama dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop UMKM) Kaltim menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi para sarjana. "Sedikitnya 30 orang sarjana lulusan dari berbagai bidang ilmu yang berasal dari Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara ikut dalam Diklat tersebut untuk membentuk jiwa kewirausahaan bagi para sarjana yang belum bekerja atau sarjana menganggur. Dan Diklat tersebut merupakan tindaklanjut dari pencanangan program Sarjana Mandiri yang dilaksanakan pada April lalu di Samarinda yang dihadiri Menteri Koperasi UKM dan diikuti sekitar 700 sarjana se-Kaltim,” papar Yadi Sabianoor,kepada media ini. Yadi menambahkan, dengan pembekalan kewirausahaan ini tentu akan merubah pola pikir, sikap dan prilaku para sarjana. Dimana yang selama ini terjadi dan orientasinya hanya mencari kerja menjadi pencipta lapang kerja. “Pemprov Kaltim terus berupaya memasyarakatkan dan membudayakan kewirausahaan di masyarakat, terutama generasi muda. Melalui penguatan permodalan bergulir dan kredit usaha untuk kelompok usaha maupun koperasi,” ujar Yadi. Sementara, Instruktur Pelatihan dari Konsultan Keuangan Bank, Handrawi mengatakan, Diklat itu dilaksanakan selama tiga hari 23-25 Nopember dan peserta diberikan pembekalan berupa kewirausahaan dan pembuatan proposal permohonan kredit kelembagaan keuangan. “Dalam Program sarjana mandiri untuk kewirausahaan ini, Kementerian Koperasi UKM Rp10 miliar secara keseluruhan di Lembaga Pengelola Dana bergulir Koperasi UMKM, sedangkan untuk luncuran dana menunjang usaha tersebut telah tersedia Rp500 juta di Koperasi Jasa Keuangan Syariah Halal untuk Kaltim,” kata Handrawi. Pembekalan atau materi yang disampaikan pada Diklat ini tentang penyusunan proposal untuk kegiatan usaha budidaya Singkong, rental computer, jasa percetakan/advertising, pangkalan elpiji, sembako, laundry dan kegiatan usaha mikro lainnya. mar
|