Tim Provinsi Nilai 4 Sekolah Duta Lomba UKS2010-11-29 05:48:21
SAMARINDA—Lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebenarnya bukanlah suatu tujuan, tapi menjadi sarana memotivasi bagi pihak terkait dalam mewujudkan sekolah sehat, dalam artian adanya perhatian dari pemerintah dan stakeholder lainnya, koordinasi antara Tim Pembina UKS, baik tingkat kota maupun tingkat kecamatan hingga kelurahan dengan Tim Pelaksana UKS di sekolah. Hal ini dikemukakan ketua Tim Penilai Propinsi Kaltim Lomba UKS tingkat Kaltim Sumarno dalam arahannya pada acara penyambutan tim penilai di TK Al Azhar Syifa Budi Jl KH Wahid Hasyim Samarinda Utara, Jumat (26/11). Adapun 4 sekolah yang menjadi duta lomba UKS dari kota Samarinda dan dilakukan penilaian pada hari itu, yakni MAN 2 Model Samarinda Ulu, SMPN 21 Samarinda Ilir, SDN 023 Sungai Kunjang, TK Al Azhar Syifa Budi Samarinda Utara. Sedangkan Tim Pembina UKS-nya adalah kecamatan Samarinda Utara sebagai duta Samarinda. “Saya mengucapkan terima kasih kepada sekolah mewujudkan sekolah sehat, dan saya melihat apa yang dilakukan TP UKS Samarinda sudah baik, koordinasi jalan dan juga perhatian,” ucap Sumarno yang didampingi 3 rekan tim penilai lainnya. Dikatakannya, UKS salah satu sarana strategis untuk membentuk karakter bangsa, dimana bukanya hanya sehat fisik saja, melainkan juga sehat mental, sosial dan lingkungan. Sementara ketua Tim Pembina UKS kota Samarinda HM Fadly Illa dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Sekda Samarinda H Ridwan Tassa mengatakan menyangkut program UKS, seluruh sekolah di Samarinda, dari TK sampai SLTA sudah menjadi sasaran program. “Berkat kerja sama lintas sector dan lintas program, Alhamdulillah Samarinda telah berjasil meraih prestasi juara UKS ringkat nasional melalui SD negeri Palaran tahun 1996, SMPN 10 dan TK Islam Bunga Bangsa tahun 2008 dan SDN 006 Sungai Kunjang pada tahun 2009, tahun berikutnya SMAN 8 dan TK Al Falah menjadi duet duta Kaltim di tingkat nasional,” ucapnya. Diharapkannya, dari prestasi-prestasi ini bisa menjadi spirit yang dapat ditularkan ke seluruh sekolah di kota Tepian dan Bumi Etam. Ia mengatakan banyak hal telah dilakukan untuk menciptakan lingkungan sehat, termasuk di sekolah-sekolah. Sasarannya tidak hanya untuk bersaing menjadi yang terbaik di level regional dan nasional, tapi lebih kepada demi mendukung keberhasilan pendidikan sekaligus menciptakan generasi baru yang lebih sadar lingkungan. ”Diantara sekian banyak upaya itu, dapat saya sebut antara lain alokasi bantuan kepada 53 kelurahan dan 6 kecamatan demi memperlancar program UKS di tiap wilayah, studi banding ke luar Samarinda dan melaksanakan lomba UKS tiap tahun secara berjenjang. Semua ini kami lakukan mengingat pembinaan UKS sangat penting sebagai cara praktis dan efektif untuk menciptakan pemahaman tentang arti penting kesehatan diri dan lingkungan pada anak didik,” pungkasnya.(hms2)
|