Debat Kandidat Hadirkan Panelis Pakar Politik dan Ekonom 2010-11-29 06:46:34
BONTANG- Pemilukada Kota Bontang sebentar lagi akan di gelar (2 Desember 2010), hal ini menjadikan atmosfir Kota Bontang semakin deg-degan menyambut pesta demokrasi yang sudah di ambang mata. Kemarin (Minggu 28/11), keenam pasangan calon mengikuti debat kandidat, berlangsung di Hotel Equator kota Bontang. Sejak awal, panelis Ray Rangkuti (pakar politik) dan Ichsanuddin Noorsy (pakar ekonom) mececar pertanyaan-pertanyaan kepada enam kandidat. Sepertinya ke enam kandidat memberikan jawaban-jawaban yang sama, kesemuanya memprogramkan ekonomi kerakyatan, prorakyat, pembangunan berwawasan lingkungan dan sektor ketenagakerjaan yang mengulas tentang pengentasan kemiskinan dan mengurangi dampaknya. Di sesi ketiga, para kandidat menggunakan cara mengundi menggunakan nomor, kemudian melemparkan jawaban kepada kandidat lainya sesuai dengan apa yang tercantum di nomor tersebut. Keenam kandidat menjawab dengan elegan dan sportif dan debat kandidat pun di jeda 5 menit oleh pihak KPUD untuk sesi berikutnya,. Dua sesi terakhir, yakni pertanyaan yang di lontarkan moderator yang juga presenter TV One menanyakan, apa yang anda lakukan kalau seandainya anda kalah ataupun menang. Pertanyaan ini di jawab pertama dari pasangan nomor urut 6 yakni Adi-Isro.” Yakni komitmen bersama yang kita pegang, kami juga mengharapkan komunikasi pada semua elemen masyarakat agar bontang 5 tahun ke depan berjalan sesuai apa yang kita inginkan bersama, jikalau saya kalah dalam pemilukada ini kami pun tetap legowo dan menerima kekalahan kami," tutupnya. Giliran pasangan nomor urut 5 Neni-Irwan Arbain pun menjawab dengan tegas "Kami berupaya melanjutkan program lima pilar yang di canangkan pemkot selama ini, serta program prorakyat tetap kami prioritaskan," paparnya. Sedang pasangan nomor urut 4 yakni Sjahid–Hasan Aidil (SAH) menjawab dengan sedikit mengocok perut peserta serta semua para hadirin yang hadir. “Siapapun yang menang dan kalah, kami tetap SAH,” katanya. Sedangkan pasangan nomor urut 3 Abdul Rahman-zuraedi menjawab “bila kelak saya memimpin kota ini, saya siap memberikan cahaya para petani, nelayan serta semua unsure tidak menutup kemungkinan dan bila saya kalah saya siap menerima dan tetap mendukung program walikota yang terpilih," katanya. Sementara pasangan nomor urut 2 (Artahnan –Rediono) menjawab tegas, pilihlah pemimpin yang bersih, terutama dari KKN, jujur, amanah, serta tidak tersangkut masa lalu yang gelap agar kota Bontang ini berjalan sesuai yang kita inginkan bersama. Tak ketinggalan dengan pasangan nomor urut 1 Nasution-Agung (Munas) kalau yang mengatakan kelak jika terpilih akan prioritaskan masalah listrik. wan
oritaskan masalah listrik dan hanya munas agung lah yang pantas sambil berpantun tutupnya. wan
|