Segera Lapor Jika Ditemukan Indikasi Flu Burung 2010-11-29 06:49:51
PENAJAM, Wabah flu burung mulai masuk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sebelumnya, penyakit paling berbahaya ini muncul di Balikpapan namun belakangan ini perkembangan virus flu burung mulai tinggalkan Balikpapan sebaliknya masuk Kabupaten PPU dan saat ini sedikitnya 248 ekor ayam ternak dan unggas terpaksa dimusnahkan secara massal oleh petugas gabungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan (DP3K) dengan cara dipotong dan dibakar. Kepala Dinas P3K Manahara juga mengatakan, setelah pihaknya mengetahui adanya virus flu burung masuk ke wilayah PPU, langsung saja ia mengambil langkah darurat dengan melakukan pemusnahan massal sebelum menjalar ke mana-mana, dengan ditemukan kasus ini ternyata penyebarannya sangat cepat sekali kini sudah sampai ke 6 RT di Kelurahan Petung, sehingga harus dilakukan antisipasi. ‘’Kita sudah ambil langkah cepat, salahsatunya pemusnahan massal ternak unggas agar tak menjalar ke mana-mana, selain itu dilakukan pemusnahan unggas dengan maksud menekan penyeberan penyakit tersebut namun diakuinya juga kalau pihaknya belum mendapat laporan dari warga kalau ada gejala sakit pada manusia akibat virus flu burung ini,’’ terang Manahara. Pihaknya bersama Dinkes serta instansi terkait lainnya terus melakukan koordinasi agar penanggulangannya cepat dilakukan termasuk melibatkan pihak Kelurahan Petung sendiri dengan harapan agar segera mengumpulkan warga selaku pemilik ternak untuk sosialisasi atas penyebaran virus flu burung ini. Bupati Andi Harahap, langsung merespon atas ditemukan kasus flu burung di wilayahnya, pihaknya sangat berharap agar warga masyarakat tetap waspada dan cepat melapor kalau ditemukan kasus flu burung. Kemudian perhatikan betul cara memasak daging ayam sampai benar-benar panas atau mendidih airnya selanjutnya sudah memerintahkan instansi teknis terus lakukan pemantauan. max
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...