Polisi Bentuk Tim KhususSoal Penemuan Mayat di Gorong – gorong
2010-11-30 03:53:38
TANJUNG REDEB – Hingga saat ini mayat Mr X yang ditemukan di dalam gorong – gorong, tepatnya di Jalan Durian III, Gang As-Showah RT 10 Kelurahan Gunung Panjang, Kamis (26/11) lalu, hingga kini indetitasnya belum diketahui. Untuk mengetahui indetitas Mr X tersebut, Satreskrim Polres Berau membentuk tim khusus. Kasatreskrim Polres Berau AKP Harun Purwoko SH, Senin (29/11) di ruang kerjanya kepada wartawan Poskota Kaltim menjelaskan, sampai saat ini anggotanya masih melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan para saksi – saksi di lapangan. Ditanya bagaimana hasil visum yang dilakukan oleh pihak rumah sakit Abdul Rivai Tanjung Redeb? Dikatakannya sampai saat ini pihaknya belum mengetahui persis hasil visum tersebut. Hanya saja, dari hasil informasi visum sementara, di bagian belakang kepala korban terlihat ada bekas luka. “Hasil visum paling cepat itu satu mingu. Nah, sementara mulai kejadian hingga kini belum genap satu minggu. Makanya kita juga nggak tahu sudah berapa lama Mr X ini meninggal dunia,” ujarnya. Karena rumah sakit tidak memilki tempat penyimpanan mayat yang memadai, lanjut dia, sehari stelah kejadian tersebut, mayat Mr X langsung dimakamkan di kuburan musliman Tanjung Redeb. Selain itu, hingga saat ini belum ada warga yang datang ke Polres Berau mengaku sebagai keluarga korban, atau melapor merasa kehilangan keluarga. Karenanya, lanjut dia, untuk mengetahui indetitas korban tersebut, kini Polres Berau membentuk satu tim untuk melakukan penyelidikan. “Saat ini kita berupaya semaksimal mungkin melakukan penyelidikan, agar indetitas Mr X segera diketahui, dan diketahui persis apa penyebab kamtian korban yang dinilai tidak wajar tersebut,” katanya. Disinggung apakah kematian Mr X ini bermotif pembunuhan? Secara tegas ia mengatakan, hal itu bisa saja terjadi. Sebab jika dilihat posisi mayatnya tidak memperlihatkan tanda – tanda mati tenggelam. Pasalnya, air yang ada di gorong itu tidak terlalu dalam. Sehingga orang dewasa kecil kemungkinan bisa tenggelam. “ Indikasi korban pembunuhan itu ada. Tapi kita belum bisa pastikan kalau Mr X ini korban pembunuhan, karenanya kita lakukan penyelidikan terus sekarang,” ungkapnya kemarin. Seperti diberitatakan Poskota Kaltim beberapa hari yang lalu, penemuan mayat jenis kelamin pria ini awalnya tidak disengaja oleh sekelompk pekerja yang akan membongkar jembatan dari bahan kayu itu diganti gorong-gorong. Kondisi korban saat itu sudah membusuk dan terhimpit di sela-sela tiang dan tanah urug di sekitar jembatan. Korban menggunakan celana hitam tanpa menggunnakan baju, dan diperkirakan berusia sekitar 35 tahun, dan kondisi korban mengenaskan, sebagian kulit dan dagingnya terpisah dari tulangnya. Sementara wajah tak bisa lagi dikenali, lantaran hancur membusuk. Diperkirakan korban sudah lebih satu minggu berada di dibawah gorong – gorong tersebut. Lantaran berada dibawah air mayat itu tidak menyebarkan bau busuk, sesaat setelah timbul barulah menyebarkan aroma yang tak sedap. roz
|