Masyarakat Kurang Pahami Gelaja Flu Burung2010-12-01 03:27:23
SAMARINDA-Merebaknya wabah Virus flu burung yang menimpa warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), akibat warga kurang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang gejala flu burung."Saya meyakini banyak warga yang tak mengetahui secara pasti gejala awal flu burung, sehingga virus ini terus menyebar," kata Anggota KOmisi VI DPRD Kaltim Zain Taufik Nurrohman. Karena itu, Zain menghimbau kepada instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan maupun instansi terkait agar secara merata memberikan pemahaman melalui sosialisasi mengenai pendeteksian secara cepat gejala awal flu burung pada unggas. Dengan pemberian pemahaman tentang gejala awal, Zain mengatakan bahwa hal itu adalah langkah awal dan paling utama agar flu burung bisa diantisipasi dan segera dilakukan penindakan apabila ada unggas yang terjangkit flu burung. Sebab selama ini yang terbaca hanya sekedar himbauan kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila ada unggas yang terjangkit flu burung, sedangkan sosialisasinya dirasa kurang. "Berikan pemahaman itu kepada peternak unggas dan masyarakat, jangan sampai sudah ratusan unggas terdeteksi positif H5N1 baru dilakukan penindakan oleh Dinas dengan pemusnahan secara massal," himbau Zain. Politisi Partai Amanat Nasional ini juga meyebutkan langkah yang dilakukan petugas gabungan terkait melakukan pemusnahan secara massal adalah langkah yang tepat. Namun pengawasan pengantisipasian melalui sosialisasi menurutnya masih perlu lebih digalakkan. Selain kurangnya pemahaman tadi, virus yang diduga kuat penyebarannya melalui jalur perdagangan ternak antar dua daerah yang berdekatan, yaitu dari Kota Balikpapan, tentu ini menjadi tugas dari Dinas Peternakan terutama koordinasi antar kabupaten/kota agar lebih intensif lagi melakukan pengawasan jalur tata niaga peternakan."Jadi pemahaman kepada peternak saja pun tak cukup, pengawasan secara berkala pada pintu masuk jalur niaga peternakan dan pengecekkan dan pengevaluasian langsung di tempat ternak adalah kunci agar mata rantai virus ini bisa diputus sehingga ternak di Kaltim bebas H5N1," kata Zain. fer
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...