Penentuan Kawasan Tertib Lalu lintas Masih Dibahas2010-12-01 03:38:06
TANJUNG REDEB- Selaras dengan program Satlantas Polres Berau untuk menghidupkan kawasan tertib lalu lintas, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Berau juga tengah mengupayakan kawasan yang akan dijadikan. Hal itu, salah satunya didasari pada pertimbangan jumlah kendaraan dalam kota yang terus meningkat. “Terlebih jalan kita sangat kecil dibandingkan volume kendaraan,” ungkap Kadishubkominfo Berau Drs H Busairi. Spesifikasi program sampai saat ini masih dalam tahapan proses yang dibahas bersama dengan dinas Pekerjaan Umum (DPU). Penentuan kawasan, menurutnya akan mengarah pada jalur utama dalam kota yang nanti dikhususkan untuk kendaraan dengan pembatasan tonase dan bobot.Melalui DPU diharapkan dapat membenahi jalan-jalan dalam kota. Trotoar jalan, diupayakan dapat ditutup, dibuat permanen agar badan jalan menjadi cukup luas. Dibandingkan dengan luas jalan dan jumlah kendaraan, menurutnya badan jalan dalam kota Tanjung Redeb masih tergolong sempit. Sejauh ini, masih tampak dalam kota kendaraan besar seperti truk pengangkut container, trailer hingga truk pengangkut material masih bebas melintas. Tidak dipungkiri salah satu penyebab kotornya jalan juga kerusakan jalan dalam kota disebabkan operasional kendaraan berat tersebut. “Nanti setelah jadi kawasan tertib lalu lintas, maka ada pembatasan kkendaraan yang boleh melintas, trailer,pengangkut container , truk pengangkut material sudah dilarang melintas, kita arahkan melalui jalur lain termasuk melengkapi rambu-rambu lalu lintas,” jelas Busairi. Rambu lalu lintas utamanya penunjuk arah dinilai terlalu kecil dan perlu pembenahan. Dalam rumusan ditengah koordinasi dengan DPU, salah satunya memuat konsep perbaikan sisi jalan yang berada ditikungan-tikungan tajam untuk diperluas lagi. “Kalau 2011 kita masih bicara perbaikan marka jalan, juga ada pemasangan trafick light seperti di Km 5 simpang 4, kita lihat simpangan yang padat dan rawan untuk dipasangai trafik light, satu juga di simpang jalan Pulau Derawan,” tutupnya. as
|