PU Kota dan Propinsi Duduk Satu MejaDipimpin Walikota, Juga Sesuai Arahan Gubernur
2010-12-01 03:46:43
SAMARINDA—Gebrakan kembali dilakukan walikota Samarinda H Syaharie Jaang. Sehari sebelumnya mengumpulkan 1.256 pejabat struktural di lingkungan Pemkot Samarinda, Selasa (30/11) kemarin Walikota langsung memimpin rapat koordinasi jajaran instansi yang menangani Pekerjaan Umum kota Samarinda dengan jajaran PU tingkat propinsi Kaltim di ruang rapat walikota. “Rakor ke-PU-an ini, upaya kita pemerintah kota dan propinsi saling bersinergi dalam menyelesaikan persoalan di kota sesuai bidangnya. Apalagi, saat pelantikan kemarin Pak Gubernur memberi arahan agar dilakukan sinergi dan kerjasama antara kota dan propinsi, sehingga sasaran pembangunan akan berjalan lebih baik dan tepat sasaran,” ujar walikota ketika memimpin Rakor didampingi Wakil Walikota H Nusyirwan Ismail dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda HM Fadly Illa. Terlebih, lanjutnya Samarinda yang merupakan ibukota propinsi Kaltim adalah barometer bagi kemajuan Kaltim dan menjadi contoh kabupaten/kota lainnya. “Jadi, rakor ini sangat tepat dilaksanakan, dan tidak sekali ini saja. Melainkan hari ini adalah awal dari upaya kita melakukan sinkronisasi dan koordinasi harmonis untuk saling mengisi yang terintegrasi. Harapan saya, bukan hanya di bidang ke PU-an saja, nanti bidang lainnya juga perlu dilakukan sinkronisasi dengan propinsi,” ucap walikota lagi. Secara teknis, Plt Kabag Humas dan Protokol Setda Samarinda HM Faisal mengungkapkan dalam rakor tersebut membahas upaya penanganan kemacetan. ”Dari rakor itu, nanti akan dilakukan penataan terhadap simpangan jalan sebanyak 8 simpangan. Seperti kita ketahui, salah satu sumber kemacetan selain kendaraan banyak, simpangan yang ada menjadi penyebabnya. Sehingga propinsi nanti infrastrukturnya dan minta dukungan ke kota untuk masalah sosialnya,” ucap Faisal. Bentuk penanganannya, lanjut Faisal diantaranya ada yang simpangannya dilebarkan, dibesarkan dan dibikin taman. Adapun 8 simpangan yang akan dibenahi, yakni simpangan Air Putih, Tengkawang, SMA Plus, Jl Riffadin-Loa Janan, Ir Sutami, PM Noor-Sempaja dan DI Pandjaitan. ”Untuk simpangan Slamet Riyadi, rencananya dilakukan penanganan khusus,” imbuhnya. Selain itu, sebut Faisal juga dibahas pengembangan jalan di Samarinda Seberang yang menjadi akses untuk mendukung Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran, sehingga target pemindahan pelabuhan lama ke Palaran benar-benar bisa terealisasi Januari tahun depan. ”Tadi direncanakan tahun depan jalan yang dilalui kendaraan pengangkut peti kemas akan dirigid, sehingga lebih kokoh. Tapi untuk saat ini, dilakukan perbaikan di titik-titik rusak dan sekarang sedang berlangsung pekerjaan. Ini semua upaya mendukung pemindahan pelabuhan ke Palaran,” pungkas Faisal. hms2/adv
|