Komitmen 5 Persen Kurangi Pengangguran

JMF Diikuti 32 Perusahaan, Siapkan 735 Lowongan

2010-12-01  03:47:37

SAMARINDA-Laju pertambahan penduduk dan pertambahan angkatan kerja yang tidak diimbangi lapangan kerja menjadikan problema yang berat, apabila tidak ditangani secara bersama-sama dan pola kemitraan, bahkan bisa jadi menjadi ancaman tersendiri bagi masa depan generasi bangsa. Acuannya, Walikota dan wakil walikota periode 2010-2015 memiliki komitmen mengurangi pengangguran 5 persen tiap tahun selama 5 tahun.
Hal ini dikemukakan Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail ketika mewakili walikota Samarinda H Syaharie Jaang membuka Job Market Fair (JMF=Pameran Bursa Kerja), sekaligus Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di halaman kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Selasa (30/11) pagi.
Nusyirwan memaklumi tingginya angka pencari kerja di Samarinda mengingat adanya tingkat migrasi dari daerah lain yang memandang Samarinda sebagai daerah perdagangan dan industri yang masih banyak memberi peluang kesempatan kerja.
“Masalah ini patut menjadi perhatian semua pihak, karena sebagaimana diketahui beban masalah pencari kerja bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan menjadi tugas semua pihak, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat. Untuk itu sukses dan tidaknya pameran bursa kerja seperti ini bergantung dari keterpaduan serta koordinasi semua pihak,” ucapnya.
Ia berharap JMF ini bukan hanya serimonial semata, melainkan bisa menjadi solusi langsung untuk mengurangi jumlah pengangguran.”JMF yang rutin dilaksanakan pemerintah ini sangat efektif menjadi titik temu antara perusahaan dan pencari kerja. Keuntungan bagi perusahaan, mereka secara langsung mendapatkan calon karyawan yang berkualitas sesuai kualifikasi dibutuhkan, biaya rekruitmen dapat ditekan dan seleksi dilakukan secara kompetitif,” ucap Nusyirwan lagi.
Sedangkan bagi pencari kerja, sebutnya, diantaranya pendaftaran gratis, pencari kerja mempunyai alternative dan seleksi secara objektif. “Maka saya sangat mengharapkan kegiatan ini terus dilaksanakan. Apakah itu dengan dana APBD, APBN maupun berkolaborasi dengan pihak ketiga atau bisa menggunakan dana CSR salah perusahaan,” imbuhnya.
Tak hanya itu, lanjutnya, Pemkot juga akan menyiapkan tenaga kerja yang berkualifikasi dalam memenuhi permintaan perusahaan. “Atau minimal kita melakukan evaluasi dari setiap kegiatan JMF. Karena tidak semua lowongan yang disediakan bisa terisi, sebab ada kualifikasi yang telah ditentukan perusahaan. Berdasarkan evaluasi itu, kita nanti memoles pencari kerja yang belum bisa memenuhi kualifikasi itu. Jadi, kami harapkan yang belum berhasil kali ini, supaya tidak berkecil hati dan saya meyakini, bahwa kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda,” tandasnya.
Nusyirwan juga menyebutkan hingga saat ini jumlah pencari kerja yang terdaftar 13.812 orang, sedangkan lowongan kerja tersedia 3.883, sehingga calon tenaga kerja yang tidak terserap 9.929. adapun pencari kerja yang dapat ditempatkan hingga 2010 ini sebanyak 1.823 orang.
Sementara kepala Disnaker Samarinda H. Mugni Baharuddin menyebut jumlah perusahan peserta JMF kali ini sebanyak 32 perusahaan dengan jumlah lowongan kerja 735. Untuk peserta Bimtek SMK3 sendiri sebanyak 30 orang dari perusahaan lokal. hms2/adv

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...